Suara.com - PT Panca Anugrah Wisesa Tbk dengan brand Magran Living berhasil menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia dengan memperkenalkan konsep “One Stop Home Solution” untuk keperluan rumah tangga di Indonesia.
Selain dirancang untuk mempermudah para pelanggan saat berbelanja, konsep tersebut dapat dilihat sebagai sebuah strategi untuk memperkuat posisi perusahaan dengan memanfaatkan pengalaman dan reputasi perusahaan yang sudah mendapatkan kepercayaan pasar.
Produk-produk yang ditawarkan Magran Living sangatlah bervariasi, dari built-in furniture (kitchen, wardrobe, dll) hingga loose furniture (sofa, matras, dan lain-lain), dimana semua produk berkualitas tersebut dapat langsung dibeli di satu tempat.
Magran Living berkomitmen untuk selalu menyediakan produk-produk yang bukan hanya lengkap, namun juga mempunyai nilai lebih dari sekedar furniture.
Dari desain Contemporary hingga Modern, Magran Living bertekad untuk membantu menyediakan keperluan rumah tangga para pelanggan mereka untuk mewujudkan rumah impiannya.
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk sendiri akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juni 2021 dengan kode saham MGLV. Jumlah lembar saham yang ditawarkan ke masyarakat adalah sebanyak 400 juta lembar saham atau sekitar 21,05% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp 135 per lembar sahamnya.
Dengan itu, dana yang terhimpun dari masyarakat melalui Penawaran Umum ini adalah senilai Rp 54 miliar.
Dana yang terhimpun dari Penawaran Umum ini akan digunakan oleh PT Panca Anugrah Wisesa Tbk untuk meningkatkan performa perusahaan, antara lain untuk modal kerja, pembelian persediaan, biaya pemasaran, dan pembukaan showroom baru di salah satu kota besar di Indonesia.
Rencana tersebut diharapkan untuk mendorong kinerja perusahaan dan meningkatkan penjualan Magran Living.
Baca Juga: Harapan Duta Pertiwi Siap Melantai di BEI dengan Kode Saham HOPE
Selain penawaran saham kepada masyarakat, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk juga menerbitkan waran sebanyak 400.000.000 juta lembar waran. Bagi masyarakat yang berinvestasi di IPO MGLV, mereka berhak mendapatkan waran tersebut dengan rasio 1:1, dimana 1 saham baru yang dibeli disertai dengan 1 waran.
PT Panca Anugrah Wisesa Tbk berencana untuk menggunakan dana yang tehimpun dari pelaksanaan waran untuk modal kerja.
Dalam rangka proses IPO ini, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk telah menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas sebagai lead underwriter atau penjamin pelaksana emisi efek.
Terlihat antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat terkait dengan melantainya MGLV di Bursa Efek Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari terjadi oversubscribed lebih dari 200x pada penawaran umum yang telah dilakukan pada tanggal 31 Mei 2021 sampai dengan 2 Juni 2021.
"Dengan terlaksananya IPO ini, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk berharap menjadi one-stop-shop solution terbaik untuk keperluan rumah tangga di Indonesia. Melalui kesempatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menjadi bagian dari perjalanan kami untuk mencapai tujuan tersebut," kata Direktur Utama PT Panca Anugrah Wisesa Tbk, Dennis Rahardja ditulis Kamis (3/6/2021).
Dennis menuturkan, dengan struktur pemodalan yang kuat dan dukungan oleh publik, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk siap menjangkau pasar global dan menjadi salah satu perusahaan kebanggaan di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Saham INET Diborong, Akumulasinya Capai Rp 110 Miliar
-
Harga Minyak Melemah di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Kapan Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap I 2026, Ini Ketentuannya
-
Kementerian PKP Bakal Bangun Rusun Delapan Lantai di Solo untuk Anggota Kopassus
-
Pembiayaan Flexi Mitra Mabrur Bank Mega Syariah Melonjak 180 Persen
-
Ibu Mekaar Menuju Tanah Suci: PNM Temani Hidup Saya dari Nol hingga Bisa Sekolahkan Anak
-
Tiga Bank Bangkrut di Tahun 2026, Ini Daftarnya
-
FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara
-
Thomas Djiwandono: Agen Prabowo yang Bakal Robohkan 'Tembok Berlin' Fiskal-Moneter?
-
GoTo Beli Hak Penamaan Blok M Hub Gojek