Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua. Ini guna meningkatkan kaulitas tenaga kerja di sana.
"Saya sangat mendukung rencana pembangunan BLK di Mappi, Papua ini. Apalagi Pak Bupati tadi bilang sudah memiliki mapping kebutuhan tenaga kerja peningkatan kompetensinya," tutur Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah usai menerima audiensi Bupati Mappi, Papua Cristosimus Yohanes Agawemu, di Kantor Kemnaker, Jakarta, Senin (21/6/2021).
Ida mengatakan, pembangunan BLK UPTP di Kabupaten Mappi ini, juga dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Melalui Inpres ini, kami terus dorong pengembangan kompetensi tenaga kerja di Papua dan Papua Barat. Upaya pengembangan SDM terus dilakukan melalui pendirian BLK dan BLK Komunitas di sana," ucapnya.
Ida mengatakan, secara geografis, Kabupaten Mappi sangat strategis karena terletak di antara Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Merauke. Sementara dari sisi kebutuhan tenaga kerja, nanti masyarakat atau tenaga kerja dapat diserap, seperti di industri sawit yang ada di daerah setempat.
Seusai pertemuan ini, pihaknya segera memverifikasi berkas terkait pembangunan BLK UPTP, kemudian ditindaklanjuti dengan memerintahkan tim untuk mengecek lokasi yang akan dibangun gedung BLK UPTPT.
"Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kami segera memeriksa kelengkapan usulan, berkas-berkasnya kami verifikasi dulu, lalu menerjunkan tim untuk cek langsung ke lapangan," ujarnya.
Sementara Bupati Mappi Papua, Cristosimus Yohanes Agawemu menyampaikan, terima kasih atas komitmen dan dukungan Menaker Ida dalam rencana pembangunan BLK di Kabupaten Mappi. Nantinya dengan adanya BLK di Mappi, ia berharap SDM masyarakatnya meningkat dan memiliki keterampilan, sehingga siap masuk ke pasar kerja dan bisa bersaing di dunia industri.
"Saya berharap tim dari Kemnaker dapat segera berkunjung untuk melihat lokasi tanah untuk pembangunan BLK itu bisa dilakukan dan ketersedian untuk bisa bekerja baik itu perkebunan kelapa sawit dan industri lainnya yang ada di Kabupaten Mappi," kata Kristosimus.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kemnaker Terapkan WFH 75%
Menurut Cristosimus, di daerah Mappi sendiri akan dibangun pabrik gaharu, pengelolan kayu masohi, serta pati sagu menjadi tepung sagu. Semuanya diharapkan bisa benar-benar membuka ruang kerja baru bagi masyarakat lokal dan memiliki penghasilan yang baik.
"Kami membutuhkan dukungan dari Kemnaker dalam hal pemecahan permasalahan penciptaan peluang kerja bagi masyarakat lokal di Kabupaten Mappi," ujarnya.
Dalam membangun BLK UPTP, pihaknya telah menyiapkan lahan lebih dari 10 hektare. Adapun beberapa kejuruan yang direkomendasikan di antaranya adalah kejuruan otomotif, listrik, pertanian, dan mebel.
Berita Terkait
-
Menaker: Dalam Organisasi, SDM Jadi Hal Vital yang Butuh Perhatian Khusus
-
Jaga Kesehatan Saat Pandemi, Kemnaker Gelar Kompetisi Futsal Tripartit
-
Sesuai Instruksi Menaker Ida, Kemnaker akan Dalami Rekrutmen di BLKLN Malang
-
Diperlakukan Tidak Manusiawi saat Pelatihan, Penyebab 5 CPMI di Malang Kabur
-
Siap Hadapi Transformasi Ketenagakerjaan di Era Industri 4.0, Ini Strategi Ida Fauziyah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri