Suara.com - Angka kasus positif COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah seiring dengan penemuan 154 kasus mutasi virus SARS-CoV-2 yang tergolong variant of concern, serta pergerakan aktivitas masyarakat yang berkontribusi pada lonjakan kasus.
Seperti yang diketahui bahwa masalah pandemi COVID-19 ialah masalah kesehatan masyarakat yang hanya bisa diselesaikan secara bersama-sama.
Karena semakin banyak yang di tes maka semakin banyak data yang didapat untuk kita bisa menyusun strategi dalam memerangi pandemi COVID-19 ini.
Maka dari itu, GSI (Genomik Solidaritas Indonesia) Lab bersama dengan Sintesa Group berkolaborasi bersama meluncurkan Drive Thru Swab Test GSI Lab Sintesa Kuningan di jantung kawasan bisnis, Kuningan, Jakarta Selatan.
Drive Thru Swab Test yang mudah dijangkau ini menyediakan layanan lengkap seperti PCR swab test, tes antigen dan antibodi dengan hasil yang cepat dan akurat dengan harga terjangkau.
“GSI lab sebagai kewirausahaan sosial dengan high-throughput lab berkapasitas besar sangat antusias bisa berkolaborasi bersama dengan Sintesa Group. Karena untuk mengakhiri pandemi ini kami tidak bisa sendiri, harus bersama-sama dan memiliki rasa solidaritas untuk menyediakan dan membuka akses testing yang aman, mudah dan luas,” ujar CEO GSI Lab, dr. Nino Susanto ditulis Jumat (25/6/2021).
Tidak hanya memiliki kapasitas besar dan cepat, GSI Lab juga terus melakukan pengembangan dan kini sudah bisa memfasilitasi pemeriksaan Whole Genome Sequencing yang mampu mendeteksi varian baru Covid-19.
Terbukti, GSI Lab sendiri telah berkontribusi dalam penemuan varian lain Covid-19 di Indonesia, seperti penemuan varian Alpha (varian B117 yang berasal dari UK) & Delta (varian B1617 yang berasal dari India).
Dalam peluncuran Drive Thru Swab Test ini akan dibagikan tes PCR gratis bagi ojek online dan pedagang kaki lima di kawasan Kuningan dalam program sosial #SwabAndSaveIndonesia, sebagai bentuk kepedulian akan percepatan penanganan COVID-19 di Indonesia.
Baca Juga: 2 Anaknya Positif Covid-19, Zaskia Panik Bhre Kata Demam Belum 24 Jam Langsung Tes PCR
Bagi Sintesa Group, kolaborasi dan sinergi ini menjadi wujud nyata kontribusi dan komitmen perusahaan yang telah menempuh perjalanan 100 tahun sejak pertama didirikan, untuk target pencapaian Sustainable Development Goals di sektor kesehatan melalui business model Sintesa Health.
“Sebagai perusahaan yang memiliki visi Sustainable Excellence company, Sintesa Group berkomitmen melakukan pengembangan usaha dan ekspansi bisnis yang selaras dengan target dan tujuan global Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk itu, pandemi Covid-19 yang masih belum usai, mendorong kami untuk berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19 dengan bersinergi dengan GSI Lab meluncurkan layanan tes Covid-19 secara lengkap, terjangkau dan mudah diakses. Ini sesuai dengan komitmen perusahaan kami terhadap Goals 3 SDGs: Good Health and Well Being,” demikian disampaikan Shinta Widjaja Kamdani selaku CEO Sintesa Group.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850
-
Dibuka Melemah, IHSG Langsung Gacor Setelah Pengumuman MSCI
-
88 Persen UMKM Masih Andalkan Dana Pribadi, Perbanas Dorong Penggunaan Kredit
-
Negara Hemat Rp3 Triliun Karena MBG Disetop, Pengusaha Protes: Ganggu Stabilitas
-
MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris
-
Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL
-
Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI
-
Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban
-
Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis
-
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare