Suara.com - Para pedagang di Pasar Tanah Abang mengeluhkan kondisi pasar setelah diperbolehkan buka pada PPKM Level 4 ini. Bagaimana tidak, meski dibolehkan buka, tetapi tidak ada pengunjung yang datang ke kios.
Salah satu pedagang Pasar Tanah Abang, Hidayat membenarkan kesepian pengunjung ke kios para pedagang. Walaupun ada, kata dia, hanya satu atau dua pengunjung saja.
Bahkan, Hidayat menggambarkan, saking sepinya pengunjung, pasar di Tanah Abang bisa untuk bermain sepak bola.
"Ada satu dua, cuman engga kaya dulu normal ya, itu kan pembeli jangankan santai, jalan susah, sekarang main bola juga bisa, bener-bener lowong, bisa diitung orang, satu dua lewat. Ditambah waktu bukanya dibatasi kan jam 2 tutup, kalau dulu kan bebas," ujar Hidayat, Kamis (29/7/2021).
Meski demikian, Hidayat yang berjualan sarung dan sajadah ini tetap buka untuk menjajakan dagangannya. Karena, jika tutup kondisi usaha justru makin akan terpuruk.
"Kalau kita semua tutup yang ada pasar makin anjlok jadi engga ada kabar bukanya, kalau udah buka, mau laku mau engga itu urusan belakangan, tapi orang tahu tanah abang buka," ucap dia.
Hidayat menuturkan, saat ini penjualannya terbantu dengan pelanggan-pelanggan lama yang tetap membeli langsung lewat whatsapp.
Akan tetapi, penjualan itu tidak cukup untuk mempertahankan usaha, hingga akhir tahun ini.
"Kalau online sih saya engga, tapi lewat WA aja, Tapi itu jauh, ini kita lawannya sabar. Ya satu dua potong kejual," tutur dia.
Baca Juga: Layanan Posyandu di Mataram Dihentikan Selama PPKM
Sebelumnya, Manajer Humas PD Pasar Jaya Gatra Vaganza membenarkan pembukaan kembali Pasar Tanah Abang pada Rabu (28/7/2021).
Pasar Tanah Abang kembali dibuka dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain menerapkan 5M, pedagang dan pengunjung juga wajib menunjukkan kartu vaksin Covid-19.
"Betul (pedagang dan pengunjung harus tunjukkan kartu vaksin), akan dicek di pintu masuk," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027