Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendorong pentingnya inovasi teknologi penting untuk terus didukung demi kemajuan bangsa.
Ia menekankan bagaimana teknologi dan inovasi kini mampu mendukung peningkatan penggunaan produksi dalam negeri khususnya dalam masa Pandemi Covid-19 yang masih melanda ini.
Penanganan Covid-19 pun tidak luput dari pemanfaatan teknologi yang ada. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan aplikasi Peduli Lindungi sebagai alat tracing yang menjadi bagian dari strategi utama penanganan Covid-19.
"Juga dengan aplikasi-aplikasi yang lain, inovasi ini begitu baik demi mencegah penularan. Virus Corona yang terus bermutasi harus mendorong negeri ini untuk menata kembali sistem bernegara dan tata kelola kesehatan. Garis komando dari Pemerintah Pusat, Gubernur, dan kebawah lagi harus diperbaiki, masalah ini harus kita cari inovasinya bersama," ujar Luhut dalam keterangannya, Senin(23/8/2021).
Di satu sisi, pemulihan ekonomi berangsur-angsur membaik tetapi tetap perlu diperhatikan.
"Pembukaan aktivitas masyarakat harus dibarengi dengan protokol kesehatan dan tracing yang jelas. Si Lacak dan aplikasi lainnya akan terus di utilize kedepannya, jadi harus terus diperbaiki dan dikembangkan," sebut Menko Luhut.
Mengutip arahan Presiden Joko Widodo, dia mengatakan bahwa pemerintah bersama masyarakat harus bekerja konkret dan melakukan aksi nyata.
"Kita tidak boleh selalu terjebak dengan konsep dan wacana," ingatnya.
Oleh karena itu, Menko Luhut mengajak semua pihak untuk mengintegrasikan seluruh kemungkinan inovasi di negeri ini.
Baca Juga: Kemungkinan Hadapi Gelombang Covid Lain, Luhut Ingin Sistem Diperbaiki
"Kita semua harus jadi satu, tidak terkotak-kotak dan tidak merasa paling hebat. Yang hebat adalah disaat kita mampu bekerja dalam tim," pesan Menko Luhut.
Riset, investasi, dan aksi nyata menurutnya harus dilaksanakan dari hulu ke hilir, sehingga tercipta kemandirian bangsa dalam mengurus berbagai proyek-proyek investasi besar seperti Green Energy Industri Kaltara, dan Weda Bay Industrial Park yang dipenuhi dengan generasi muda inovatif.
"Penguatan implementasi P3DN harus mengintegrasikan penemuan-penemuan anak bangsa yang ada," ungkap Luhut.
Langkah-langkah inovasi bagi lingkungan hidup, hankam pangan dan energi harus di eksekusi dan betul-betul dijalankan.
Kemudian Menko Luhut mengajak seluruh pihak untuk terus optimis bahwa pemulihan ekonomi dan perjuangan melawan pandemi dapat dicapai.
"Kami terus mendukung, dan kolaborasi harus terus dijalankan," pungkas Luhut.
Berita Terkait
-
Proyek Infrastruktur Sebesar Rp11,1 Triliun Tetap Berjalan di Jakarta Saat Pandemi
-
Bukan dari Laboratorium, Peneliti Temukan Skenario Asal Usul Virus Corona
-
Kemungkinan Hadapi Gelombang Covid Lain, Luhut Ingin Sistem Diperbaiki
-
Utamakan Perlindungan Buruh, LKS Tripartit Nasional Dukung Pemerintah Atasi Dampak Pandemi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik