Suara.com - Pertumbuhan belanja pemerintah masih berlanjut didorong tumbuhnya belanja kementerian/lembaga melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional, vaksinasi, penyaluran bantuan produktif, belanja non kementerian/lembaga serta realisasi transfer ke daerah dan dana desa.
Sampai dengan Juli 2021, realisasi belanja APBN 2021 sebesar Rp1.368,4 triliun atau tumbuh 9,3 persen (yoy).
“Tetap belanja mendominasi di dalam APBN, di dalam perekonomian kita yang mendorong dan terus mendukung pemulihan, meskipun kita lihat tadi konsumsi sudah mulai pulih, investasi pulih, dan ekspor juga sudah mulai pulih,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (26/8/2021).
Realisasi belanja barang kementerian/lembaga sebesar Rp217,1 triliun atau tumbuh 78,7 persen (yoy) dipengaruhi akselesari program PEN 2021 serta pembatasan kegiatan di awal pandemi tahun 2020.
Sedangkan belanja barang digunakan untuk pengadaan 65,79 juta dosis vaksin, pemberian bantuan kepada 10,5 juta pelaku usaha mikro, biaya perawatan 377,7 ribu pasien Covid-19, dan Bantuan Operasional Sekolah kepada 4,15 juta siswa sekolah Kementerian Agama.
Realisasi belanja modal juga tumbuh signifikan 83,3 persen (yoy) atau Rp85,5 triliun dipengaruhi pembayaran dan percepatan proyek infrastruktur dasar/konektivitas lanjutan tahun 2020, serta pengadaan peralatan. Belanja modal digunakan untuk pembangunan bendungan, jaringan irigasi, jalur kereta api, jalan, jembatan dan pembangunan rumah sakit.
Realisasi anggaran perlindungan sosial sebesar Rp231 triliun atau tumbuh 10,1% (yoy). Realisasi ini dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan program PEN melalui bantuan sosial, subsidi, dan bantuan pemerintah lainnya sebagai bantalan bagi keluarga miskin dan rentan terdampak pandemi Covid-19.
Kartu sembako sebesar Rp28,01 triliun, Rp19,11 triliun untuk Program Keluarga Harapan, Rp17,24 triliun untuk bantuan sosial tunai, Rp10,01 triliun program pra kerja, Rp26,9 triliun untuk penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, Rp5,63 triliun untuk diskon listrik, Rp9,32 triliun untuk bantuan langsung tunai desa, dan Rp2,52 triliun untuk bantuan kuota internet.
Selain itu, realisasi anggaran kesehatan sebesar Rp102,8 triliun atau tumbuh 50,7 persen (yoy). Utamanya karena kenaikan belanja untuk penyediaan vaksin Covid-19 dan obat-obatan, perawatan pasien Covid-19, serta insentif tenaga kesehatan.
Baca Juga: Vaksin Gratis di 2022, Menkeu Cadangkan Anggaran Sebesar Rp 36 Triliun, Wow!
Realisasi subsidi juga mengalami pertumbuhan 24 persen (yoy) untuk subsidi energi dan 8,8 persen (yoy) untuk non energi antara lain digunakan untuk subsidi BBM. LPG tabung 3 kilogram, listrik, subsidi bunga KUR, dan IJP.
Sementara untuk realisasi penyaluran TKDD per 31 Juli 2021 mencapai Rp415,53 triliun atau 52,2 persen target APBN 2021. Capaian ini sedikit lebih rendah dibandingkan Juli 2020 sebesar Rp458,82 triliun atau 60,1 persen APBN.
Berita Terkait
-
Purbaya Ogah Disalahkan soal Kebijakan Potong Anggaran Era Sri Mulyani: Saya Pewaris Aja
-
Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani
-
Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani
-
Purbaya Hapus Kebijakan Tax Amnesty Sri Mulyani, Bahaya untuk Pegawai Pajak
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul
-
Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini
-
Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region
-
Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?
-
BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya
-
Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan
-
Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi
-
Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh
-
Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan
-
BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri