Suara.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Peternakan, PT Berdikari (Persero), menghadirkan alternatif komponen pakan ternak berprotein tinggi berupa gandum. Sebagai upaya mendukung inisiatif pemerintah menjaga kestabilan harga pakan dan produk unggas, Berdikari mendatangkan gandum utuh kualitas pakan yang telah bersandar di Pelabuhan Cigading, Banten.
Inspeksi pembongkaran muatan gandum dilakukan langsung oleh Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara beserta Komisaris Utama Berdikari Sumardjo Gatot Irianto dan Komisaris Berdikari Radhitya Ardhimas Anwar.
Turut hadir dalam inspeksi adalah Anggota Komisi IV DPR RI Nur’Aeni, Ketua Satgas Pangan Mabes POLRI Helmy Santika, SesDitJen PKH Kementerian Pertanian RI Makmun bersama Direktur Pakan Kementerian Pertanian RI Agus Sunanto, Direktur Utama Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi dan disambut oleh CEO Krakatau International Port Muhamad Akbar.
Kedatangan gandum tersebut, yang sudah dalam tahap pengiriman ketiga, adalah solusi antisipatif dalam upaya menjaga kestabilan harga produk unggas mulai dari live bird, daging ayam hingga telur di pasaran. Gandum yang didatangkan memiliki klasifikasi pakan ternak sehingga berbeda dengan gandum untuk bahan baku pangan konsumsi .
Selain sebagai upaya stabilisasi harga pakan ternak, kedatangan gandum spesifikasi pakan ini juga memberikan pemasukan negara. Tidak seperti gandum untuk konsumsi/pangan yang tidak dikenakan bea masuk, gandum untuk pakan dikenakan bea masuk sebesar 5% yang memberikan potensi pemasukan negara cukup signifikan.
Berdikari yang merupakan bagian dari Klaster Pangan BUMN akan mendatangkan gandum klasifikasi pakan ternak hingga 300.000 ton sampai dengan bulan November 2021. Adapun pengiriman ketiga ini berjumlah 25.000 ton yang dibongkar di Cigading - KIP.
“Gandum yang Berdikari datangkan adalah amanat pemerintah dalam upaya bersama menstabilkan harga pakan ternak. Dengan begitu, produsen pakan ternak yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) dapat menjaga kestabilan harga pakan sehingga kelangsungan bisnis peternak ayam dapat terjaga, serta masyarakat dapat menikmati produk unggas yang berkualitas dan terjangkau,” Ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara di sela proses bongkar muat gandum di Cigading, Banten ditulis Rabu (22/9/2021).
Sebagai pimpinan Berdikari, yang merupakan entitas induk dari beberapa anak usaha, Harry mengatakan bahwa distribusi dan penyaluran logistik dari gandum akan bersinergi dengan Berdikari Logistik Indonesia sebagai unit bisnis strategis di dalam menyediakan layanan logistik terpadu.
Berdikari Logistik adalah salah satu perusahaan logistik yang mempunyai kapabilitas sangat baik dan telah meraih sertifikasi ISO 9001:2015 dibidang sistem manajemen kualitas, ISO 45001:2018 di bidang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja, ISO 14001:2015 di bidang sistem manajemen lingkungan.
Baca Juga: Curiga Kenaikan Harga Jagung Gegara Penimbunan Oknum, Pakar CIPS Malah Sarankan Impor
Harry melanjutkan bahwa gandum yang didatangkan bukanlah pengganti pakan ternak yang telah ada di pasaran. Gandum yang tidak memenuhi standar bahan baku industri makanan dapat menjadi solusi alternatif untuk bahan baku pakan ternak.
Gandum juga didatangkan secara bertahap dengan memantau pergerakan harga serta ketersediaan jagung kualitas pakan di sentra produksi lokal. Sehingga dapat memberikan dampak positif mulai dari petani, industri pakan, peternak, hingga masyarakat luas.
Menanggapi kemungkinan kedatangan gandum pakan secara bertahap, PT Krakatau Bandar Samudera yang dikenal dengan sebutan Krakatau International Port menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi sebagai pintu gerbang muatan mulai dari curah kering seperti gandum utuh hingga ke kontainer ataupun hewan hidup.
CEO Krakatau International Port Muhamad Akbar menjelaskan bahwa Pelabuhan Cigading memiliki pelabuhan terdalam di Indonesia dan dengan fasilitas yang terus dilengkapi sehingga mampu menjadi pelabuhan yang memberikan keunggulan kompetitif di regional dan global bagi pengguna jasanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah