Suara.com - Untuk mendukung serta mewujudkan konektiviats logistik dibidang transportasi laut yang sesuai dengan kemajuan teknologi, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal ini dapat dilihat dengan diluluskan 202 Perwira Pelayaran Niaga dengan kemampuan Diklat Pelaut Peningkatan Tingkat I, II, III, IV dan V Program Studi Ahli Nautika serta Teknika.
Direktur PIP Semarang, Capt Mashudi Rofik pada saat Upacara Pelepasan Perwira Pelayaran Niaga (Bon Voyage) belum lama ini mengatakan bahwa saat ini dunia telah memasuki era digitalisasi yaitu era revolusi industri 4.0, dan dalam waktu dekat akan mulai memasuki era society 5.0 yang secara fundamental akan sangat berpengaruh di berbagai aspek kehidupan termasuk pekerjaan.
"Pada era revolusi industri 4.0, menuntut kita memiliki kemampuan yang lebih pada suatu bidang, termasuk pada SDM. Karenanya kami selalu pendidik akan mempersiapkan SDM di PIP Semarang agar memiliki kemampuan lebih dibidang transportasi laut dan khususnya pada konektiviats logistik," kata Capt Mashudi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021).
Ia juga mengatakan bahwa Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berpesan bahwa SDM merupakan kunci dalam kemajuan transportasi, sehingga lembaga pendidikan transportasi harus tampil sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM yang unggul dan kompetitif di masa depan.
Karenanya, Capt Mashudi berpesan kepada seluruh wisudawan agar tidak cepat berpuas diri dan selalu berusaha untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, baik pengetahuan maupun keterampilan.
"PIP Semarang sebagai lembaga diklat senantiasa meningkatkan kualitas pendidikan guna menciptakan lulusan yang kompeten di bidang pelayaran, dan para wisudawan hendaknya tidak cepat berpuas diri dan selalu berusaha untuk mengembangkan potensi yang dimiliki,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek