Dijelaskannya, dari 800 UMKM telah yang meraih SPPT SNI, 12 diantaranya merupakan usaha batik yang telah menjadi role model bagi para perajin batik di Indonesia. Seluruhnya tersebar di Kalimantan Timur, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah dan Sumatera.
“Dua diantaranya merupakan batik binaan Pupuk Kaltim yang telah mendapatkan SPPT SNI pada 2018 dan 2019,” tandas Kukuh.
Pada kesempatan itu, sejumlah kreasi batik binaan Pupuk Kaltim dari Batik Beras Basah dan Batik Kuntul Perak turut diperagakan, serta mendapat apresiasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno.
Para pelaku usaha batik diimbau untuk terus meningkatkan kualitas produk, disamping kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap perajin batik, dengan mencintai dan bangga menggunakan batik Indonesia di setiap kesempatan.
“Sukses untuk batik Indonesia, BSN dan Pupuk Kaltim, batik binaannya keren-keren. Mari tingkatkan jaminan kualitas produk batik melalui SNI, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen,” ucap Menteri Sandiaga Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Trump Kerahkan Militer Blokade Selat Hormuz, Iran Berikan Respon Dingin
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?
-
Lolos dari Tekanan Global, IHSG Melenggang ke Zona Hijau di Sesi I
-
Ramadan-Lebaran 2026 Jadi 'Booster' Konsumsi, Program Belanja Tembus Rp184,02 Triliun
-
Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN
-
Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut
-
Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah