Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menemui para penerima bantuan subsidi gaji/upah (BSU) di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu, (10/10/2021). Kedatangan Ida disambut hangat oleh para pendamping desa yang menjadi penerima BSU tersebut. Mereka juga dengan kompak menyanyikan sebuah yel-yel
Ida mengaku tersanjung atas sambutan tersebut. Baginya, sambutan tersebut menjadi penyemangat bagi Pemerintah untuk terus menebarkan kemaslahatan kepada masyarakat melalui berbagai kebijakan.
"Saya tak menyangka bakal ada sambutan seistimewa ini. Ini yel-yel yang membangun semangat. Saya senang sekali," ucap Ida.
Ida pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kutai Kartanegara, khususnya para penerima BSU yang telah menerima kedatangannya dengan ramah.
"Saya sampaikan terima kasih. Saya berkesan atas sambutan yang sangat ramah dari Bapak, Ibu semua," ujarnya.
Salah seorang penerima BSU dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Lukman mengaku senang karena bisa bertemu dari dekat dengan Menaker.
"Alhamdulillah bagi kami ini berkah yang luar biasa karena jarang ya ada menteri datang ke tempat kami, dan kehadiran beliau memberikan kami semangat dalam bekerja," ucap Lukman.
Adapun terkait yel-yel saat menyambut Ida merupakan spontanitas. Lukman bersama para pendamping desa yang lain berinisiatif untuk memberikan sambutan yang berkesan kepada Menaker.
"Yel-yel itu kami buat karena bagian dari rasa kebahagiaan kami karena pemimpin kelembagaan nasional datang luar biasa, makanya kami perlu buat yel-yel," ujarnya.
Baca Juga: Potensi Hujan Ringan hingga Berpetir, Ini Prakiraan Cuaca Kaltim 11 Oktober 2021
Adapun lirik yel-yel yang dilantunkan para penerima BSU sebagai berikut:
Selamat datang ibu
Selamat datang ibu
Selamat datang kami ucapkan
Terima kasih ibu
Terima kasih ibu
Terima kasih kami ucapkan
Selamat datang Ibu Menaker di Desa Loa Duri Ilir
Yeaayyy!!!
Berita Terkait
-
PON Papua: Chelsie Monica Sumbang Emas Kedua untuk Kaltim
-
PON Papua: Negatif COVID-19, Dua Atlet Judo Kaltim Diperbolehkan Pulang
-
Ngopi Bareng Tripartit, Kemnaker Bahas Santai Isu-isu Dunia Ketenagakerjaan
-
Sepak Bola PON Papua: Hadapi Kaltim di Babak Enam Besar, Jawa Timur Bidik Kemenangan
-
Lindungi Hak Penyandang Disabilitas, Kemnaker Perkuat Komitmen Pemerintah Daerah
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang