Suara.com - Meski beberapa kali harga BBM di Indonesia naik, ternyata harga di dalam negeri masih terblang murah dibandingkan harga BBM di negara tetangga, khususnya Asia Tenggara.
Hanya ada satu negara yang menjual BBM lebih murah dari Indonesia yakni, Malaysia. Mengutip dari data yang disampaikan BBM untuk jenis oktan 95 per 11 Oktober 2021 di Indonesia tercatat US$0,793 per liter, atau setara dengan Rp11.233 per liter.
Sementara, melansir dari Solopos.com --jaringan Suara.com, harga BBM yang sama di Malaysia dijual dengan harga US$0,492 per liter, atau setara dengan Rp6.967 per liter.
Sedangkan negara-negara lain di Asia Tenggara menjual BBM dengan oktan 95 dengan harga kisaran di atas Rp12.000. Singapura contohnya, menjual seharga US$1,83 per liter atau setara dengan Rp26.022 per liter dan Vietnam bahkan menjual dengan harga US$1,016 per liter atau Rp14.504.
Negara lain seperti Kamboja menjual BBM oktan 95 dengan harga US$1.104 per liter atau Rp15.642 per liter, Thailand US$1,155 per liter atau Rp16.495 per liter, sedangkan Laos US$1,252 per liter atau Rp.17.775 per liter, dan Filipina US$1,064 per liter atau RP15.073 per liter.
Harga BBM yang terjangkau di Malaysia ini karena adanya dukungan pemberlakuan kebijakan automatic pricing mechanism (APM) formula dalam penetapan harga BBM-nya.
Kebijakan ini dinilai mampu membuat harga BBM (RON 95 dan RON 97) lebih stabil. Sementara, solar sampai batas tertentu melalui pemberlakuan pajak penjualan dan subsidi dalam jumlah yang bervariasi.
Serupa dengan Indonesia, bensin eceran juga dapat ditemukan di Malaysia. Harga eceran juga dipengaruhi oleh besaran pajak dan subsidi dalam batas tertentu, sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah.
Kebijakan APM tersebut membuat Pemerintah Malaysia mampu mengontrol harga BBM pada level tertentu melalui pemberian insentif.
Baca Juga: Kesal Paritnya Ditutup Paksa, Pria Ini Tabrak Mobil Warga Pakai Ekskavator
Belakangan, harga minyak dunia yang terus naik membuat sejumlah negara terpaksa menerapkan penyesuaian harga BBM dalam negeri.
Di Indonesia, penyesuaian harga baru dilakukan untuk BBM RON 98, yakni Pertamax Turbo dan Pertamina Dex. PT Pertamina (Persero) telah melaporkan penyesuaian harga jual eceran jenis BBM umum yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN untuk jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex yang berlaku per 18 September 2021 kepada Kementerian ESDM melalui surat Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nomor R-141/C00000/2021-S3.
Penyesuaian harga jual eceran Pertamax Turbo dan Pertamina Dex sebagai jenis BBM umum yang disalurkan melalui SPBU dan atau SPBN dimaksud telah sesuai dan tidak melebihi batas atas harga jual eceran sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020.
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan Pekerja Migran Asal Jabar Bakal Pulang ke Tanah Air Tahun Ini
-
Mantab! Sepeda Asal Kendal Ini Ternyata Punya Banyak Fans di Malaysia
-
Warga Malaysia Geram, 1.800 Miliar Ringgit Uang Negara Masuk Pandora Papers
-
Sebanyak 1.395 PMI dari Malaysia dan Singapura di Karantina di Rusun Batam
-
Imbas Krisis Energi, Harga Minyak Naik ke Level Tertingginya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun