Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) / PPI melaksanakan penandatangan nota kesepahaman kerja sama imbal dagang dengan ESRO Food Group (EFG) Netherlands, yang dilaksanakan secara virtual di sela gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) Digital Edition.
TEI merupakan event besar sebagai fasilitas yang sangat baik dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, yang mempertemukan seluruh calon buyer dari seluruh negara. Dalam hal ini PPI selalu mengikuti TEI ini hampir setiap tahunnya.
MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, dan Director Esro Food Group, Johannes Gerardus Rooijackers. PPI bertindak sebagai badan pelaksana imbal dagang di Indonesia dan Esro Food Group merupakan badan pelaksana imbal dagang di Belanda. Keduanya akan segera menyusun kontrak kerja sama terkait nilai transaksi dan teknis pelaksanaan imbal dagang.
Penandatanganan tersebut juga dihadiri secara virtual oleh Duta Besar RI untuk Belanda, Mayerfas dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi, Plt. Dirjen Daglu Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana; Dirfas Eksim, Kemendag, Marthin; Atdag, KBRI di Den Haag, Sabbat Christian Jannes Sirait; Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI, Daniel James Rompas; perwakilan dari BNI & Askrindo, beserta para Direksi PPI; Vice President PPI; Branch Manager PPI.
"Hal ini tidak hanya meningkatkan hubungan dan kerja sama perdagangan bilateral ke langkah selanjutnya, tetapi juga berkontribusi mendorong perdagangan di rantai nilai global dan membantu memulihkan ekonomi dunia di tengah pandemi COVID-19,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi.
Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait peningkatan dan percepatan dalam kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan pasar produk nasional Indonesia, potensi pasar ekspor harus mendapatkan perhatian yang serius.
Penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial mesti dipercepat. Ini adalah agenda prioritas karena menurut Presiden, di masa-masa seperti ini Indonesia membutuhkan pasar ekspor baru.
“Kami sangat berharap hal ini menjadi salah satu momentum yang baik sebagai akselerasi program ekspor PPI dan juga target ekspor nasional, dengan terus upaya membuka pasar Indonesia di negara-negara tujuan ekspor nontradisional sebagai upaya dalam pemulihan ekonomi dengan adanya pandemi Covid-19,” ujar Nina Sulistyowati, Direktur Utama PPI.
Sebelumnya, EFG menyampaikan ketertarikannya untuk melakukan imbal dagang produk daging dan turunannya dengan dengan produk perikanan Indonesia.
Baca Juga: Jelang Hari Pangan Sedunia, PPI Lakukan Panen Raya Lewat Agro Solution
Beberapa produk daging dari EFG yang rencananya akan didatangkan ke Indonesia, yaitu HS 05040000, HS 02062990, HS 02022090, HS 02021000, HS 02022030, dan HS 02022090.
Sementara Mayerfas menyampaikan, Kedutaan Besar di Den Haag menyambut baik upaya peningkatan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Belanda melalui skema imbal dagang B2B. Upaya ini dapat berkontribusi mendorong kembali hubungan dagang kedua negara yang terdampak pandemi Covid-19.
“KBRI Den Haag sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Kemendag yang bekerja sama dengan pemangku kepentingan dan mendukung penuh penandatanganan MoU sebagai komitmen awal untuk imbal dagang,” ucap Mayerfas.
Menurutnya, Belanda merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia di Eropa yang dapat berfungsi sebagai hub di pasar Eropa. Negara ini menempati urutan teratas sebagai tujuan ekspor terbesar produk Indonesia di seluruh benua dengan total 3,6 miliar dolar AS pada 2020.
“Saat ini, sebagian besar produk ekspor utama Indonesia ke Belanda mencakup minyak sawit dan fraksinya, tekstil, alas kaki, furnitur, rempah-rempah dan perikanan. Sebaliknya, produk Belanda ke Indonesia mulai dari senjata militer, limbah kertas atau karton, serta produk susu dan olahan makanan lainnya,” imbuh Mayerfas.
Sebelumnya, Kemendag telah memfasilitasi PPI tiga penandatanganan serupa, yakni dengan Meksiko (2/7), Rusia (4/8), dan Jerman (12/8).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan
-
Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah
-
Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional
-
Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI
-
Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah Pesan Hotel di Luar Negeri, Cukup Pakai Aplikasi
-
Catat Tanggalnya! Danamon Siapkan "Hujan Kejutan" Sambut HUT ke-70
-
Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?
-
Astra Perkuat Desa Sejahtera Kemiren, Budaya Osing Jadi Penggerak Ekonomi Warga
-
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Perkuat Fondasi SDM Unggul Indonesia
-
B50 Resmi Jalan, Ekonom UGM Ingatkan Ancaman APBN, Minyak Goreng hingga Deforestasi