Suara.com - Kepopuleran kripto bitcoin yang semakin moncer membuatnya dipertimbangkan untuk menjadi mata uang cadangan dunia (world reserve currency). Meski sejumlah suarat berat menanti.
Pada dasarnya, prinsipnya yakni tetap berada pada nilai-nilai yang berseberangan dengan negara dan pemerintahan. Potensi ini makin kuat usai senator AS, Rand Paul menyebut potensi bitcoin jadi cadangan negara.
Menurut dia, semakin banyak rakyat tak percaya lagi kepada pemerintahan yang sah, bisa membuat Bitcoin jadi mata uang cadangan hingga menekan pemerintahan menjadikan BTC menjadi tambahan cadangan devisa.
“Saya mulai mempertanyakan sekarang apakah kripto benar-benar dapat menjadi mata uang cadangan dunia, karena semakin banyak orang kehilangan kepercayaan kepada pemerintah,” katanya dilansir dari Axios via Blockchainmedia, Selasa (26/10/2021).
Paul sendiri dikenal sebagai salah satu pejabat yang paling getole menyuarakan dukungannya pada kripto, terutama Bitcoin.
“Mata uang pemerintah (fiat money) sangat tidak dapat diandalkan, karena tidak memiliki underlying asset yang jelas,” kata Paul.
Ia juga menyinggung jajak pendapat yang dilakukan pada 30 September 2021 silam. Hasilnya, mayoritas rakyat AS tidak percaya pemerintah
Secara terperinci, hasilnya sebagai berikut: kepercayaan pada pemerintah federal untuk menangani masalah internasional berada pada rekor terendah 39 persen, sedangkan kepercayaan pada masalah hukum sekitar 54 persen, turun 13 poin sejak 2020.
Kepercayaan warga AS terhadap negara bagian mereka hanya 57 persen dan pemerintah lokal 66 persen dan terus lebih tinggi daripada kepercayaan terhadap pemerintah federal.
Baca Juga: Nilai Tukar Dolar AS Makin Anjlok, Kripto Bitcoin Catat Rekor Tertinggi
“Saya mulai mempertanyakan sekarang apakah kripto benar-benar dapat menjadi mata uang cadangan dunia karena semakin banyak orang kehilangan kepercayaan pada pemerintah,” katanya.
Untuk informasi, selama kampanye kepresidenannya pada tahun 2016, selain donasi dalam dolar AS, Paul menerima donasi dalam Bitcoin .
Berita Terkait
-
Cetak Rekor! Dana Investor Masuk Kripto US$1,5 Miliar Pada Pekan Lalu
-
Oknum PNS Pemkab Sleman Diduga Jual Aset Daerah Ratusan Juta, Saat Ini Masih Berdinas
-
Elon Musk Bantah Terlibat DOGE Foundation, Fans Dogecoin Kehilangan Minat?
-
Cuan Puluhan Juta Dari Kripto SHIB, Ahmad Langsung Beli Motor Sport Kawasaki W175 SE
-
Walmart Tambahkan 200 ATM Bitcoin di AS, Total Sudah 25.000 ATM Tersebar
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April