Suara.com - Kepesertaan dalam BPJS Kesehatan bersifat wajib bagi seluruh masyarakat Indonesia. BPJS Kesehatan bisa menjadi proteksi diri apabila nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam kesehatan kita. Namun, tak semua iuran BPJS Kesehatan dibayar oleh pemerintah.
Peserta dengan status Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) harus mendaftar kepesertaan BPJS dengan status mandiri yang artinya harus menanggung sendiri beban iuran.
Agar tidak kecolongan berikut tiga cara cek iuran BPJS Kesehatan yang sudah dibayar, cukup gunakan ponsel pintarmu.
Melalui Website
Cara cek iuran BPJS Kesehatan yang sudah dibayar bisa dilakukan melalui website. Kamu bisa membukanya lewat komputer atau HP dengan langkah-langkah berikut.
1. Masuk ke situs resmi BPJS Kesehatan dengan alamat https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/
2. Pilih menu Cek Iuran BPJS Kesehatan yang terletak di sebelah kanan sidebar homepage
3. Masukkan 13 digit nomor kartu. Jika kamu tidak memiliki kartu cetak, nomor kartu bisa dilihat dalam aplikasi Mobile JKN.
4. Masukkan tanggal lahir.
Baca Juga: Mobile JKN, Aplikasi BPJS Kesehatan yang Mudah dan Bermanfaat
5. Masukkan hingga angka validasi yang tertera pada gambar di situs tersebut.
6. Klik tombol cek dan data akan tampil di layar. Data akan menampilkan jumlah iuranmu untuk membayar BPJS Kesehatan.
Melalui Aplikasi
Cara ccek iuran BPJS Kesehatan yang sudah dibayar juga bisa dilakukan lewat aplikasi BPJS Kesehatan atau Mobile JKN. Aplikasi ini dapat didownload di Android dan IOS. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut.
1. Unduh aplikasi Mobile JKN di Play Store maupun AppStore
2. Login akun Mobile JKN dengan mengisi isian form yang diminta
Berita Terkait
-
Walikota Balikpapan Lindungi Seluruh Warganya dengan Jaminan Kesehatan
-
Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Layanan Digital di Kalimantan
-
Aktivasi Kartu BPJS Kesehatan Dipermudah, Bentuk Keseriusan Pemkot Kota Minyak
-
Rumah Sakit di Balikpapan Diminta Perbanyak Ruangan untuk Layani Peserta BPJS
-
BPJS Kesehatan Dorong Kreativitas Demi Hadirkan Inovasi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai