Suara.com - PT Bank HSBC Indonesia (HSBC) baru saja dinobatkan sebagai Indonesia’s Best Wealth Manager (Wealth Manager Terbaik di Indonesia) untuk keempat kalinya oleh The Asset Triple A Awards.
Predikat bergengsi ini kembali diraih berkat kemampuan HSBC dalam menghadirkan solusi manajemen keuangan (wealth management) yang lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, serta investasi berkelanjutan perusahaan untuk memperkuat kemampuan digital.
Platform wealth management HSBC Indonesia telah mencakup seluruh aspek yang dibutuhkan seorang nasabah untuk mengelola keuangannya secara menyeluruh, termasuk asesmen untuk mempelajari profil risiko nasabah individu (tanpa biaya), konsultasi dari penasihat keuangan bersertifikat, akun online on boarding, wealth dashboard untuk memantau semua portofolio investasi dalam satu layar, wealth insight hub untuk memantau tren pasar dan strategi investasi terkini dari para ahli, serta solusi transaksi investasi online, termasuk dengan perdagangan obligasi di pasar sekunder, dimanapun nasabah berada.
“Kami sangat bangga dengan penghargaan dari The Asset Triple A sebagai Best Wealth Manager di Indonesia selama empat tahun berturut-turut. Penghargaan ini turut membuktikan komitmen kami untuk memberikan solusi wealth management terlengkap untuk nasabah kami di Indonesia, dikombinasikan dengan akses terhadap informasi tren pasar terbaik di kelasnya, platform dan penasihat bersertifikat untuk menghadirkan pengalaman perbankan terbaik bagi setiap nasabah kami,” kata Edhi Tjahja Negara, Director Wealth & Personal Banking PT Bank HSBC Indonesia ditulis Senin (15/11/2021).
“Berinvestasi dalam teknologi menjadi prioritas HSBC sejak lama, dan kini semakin diperkuat di tengah kondisi pandemi yang mendorong penetrasi digital di Indonesia. Kapabilitas digital tersebut memungkinkan kami dapat cepat menyesuaikan pendekatan ke nasabah melalui platform digital, terutama untuk membangun kesadaran yang lebih tinggi tentang wealth management dan perencanaan keuangan, serta memperkuat proposisi digital kami,” ujar Head of Wealth Management HSBC Indonesia Verawaty Zhao.
Wealth management senantiasa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap bisnis keseluruhan Bank HSBC Indonesia. Meski menghadapi tantangan ekonomi di masa pandemi, dana kelolaan (AUM) yang dikelola Bank tumbuh lebih dari 11,4% dibandingkan tahun lalu (yoy).
Selain itu, penelitian terbaru HSBC Indonesia tentang kalangan menengah Indonesia membawa kabar baik bagi potensi pengembangan wealth management tanah air.
Studi tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat akan perencanaan keuangan meningkat dengan 60% nasabah yang disurvei mengatakan mereka ingin memastikan bahwa dirinya memiliki cukup uang untuk masa pensiun dan melindungi masa depan keluarga mereka.
Meskipun begitu, baru 34% dari nasabah yang percaya diri untuk membangun kekayaan melalui produk investasi. HSBC sebagai pelopor wealth manager terkemuka di Indonesia, berkomitmen untuk membantu menjembatani kesenjangan dengan mempromosikan literasi keuangan dan memberikan produk & layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan perilaku investasi nasabah yang berubah secara dinamis dalam setiap fase kehidupannya.
Baca Juga: HSBC Hubungkan Investor Global melalui Forum Diskusi "In Conversation with Indonesia"
Sejak 2018 hingga tahun ini, HSBC Indonesia terus mempertahankan predikat sebagai Best Wealth Manager di Indonesia dalam Asian Awards Asset (Triple A) dari The Asset, yang merupakan salah satu publikasi keuangan terkemuka di Asia untuk kategori Private Banking, Wealth Management, dan Investasi.
Penghargaan ini merupakan pengakuan bergengsi di Asia untuk institusi keuangan yang unggul di negara masing-masing. Penilaiannya dilakukan dengan metodologi yang ketat untuk memilih lembaga terbaik yang beroperasi di Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri