Suara.com - Pada uang dolar Amerika Serikat, terdapat lambang berupa mata satu dan kalimat bertuliskan Novus Ordo Seclorum. Lalu sebenarnya apa arti Novus Ordo Seclorum dan mata satu pada dolar AS?
Di samping mata uang dolar Amerika Serikat, mata satu sebelah kiri juga dapat ditemukan di lambang negara Paman Sam itu. Lambang Amerika Serikat atau juga disebut sebagai Segel Agung AS terdiri dari dua sisi, yakni bagian muka dan bagian belakang. Simbol The Eye of Providence atau mata satu di atas piramida tak sempurna terdapat pada sisi belakang lambang negara.
Ada angka Romawi di tingkat terbawah piramida, yakni MDCCLXXVI atau tahun kemerdekaan AS pada 1776. Simbol mata satu dan piramida dilengkapi moto bahasa Latin Annuit Coeptis dan Novus Ordo Seclorum.
Menurut Edaran Departemen Luar Negeri Amerika Serikat piramida adalah lambang kekuatan dan ketahanan. Annuit Coeptis artinya (Dia) Yang Menyetujui Usaha Kita Siapa yang menyetujui? Sang Maha Pemelihara yang disimbolkan dalam mata satu.
Dia Yang Menyetujui Usaha Kita sebagai Dia dalam tanda kurung dimaknai sebagai Tuhan. Moto Novus Ordo Seclorum artinya Tatanan Zaman Baru, maksudnya adalah era baru sesudah kemerdekaan 1776.
Desain The Eye of Providence di Segel Agung AS muncul berkat jasa Pierre Eugene du Simitiere pada 1776. Pierre adalah seorang seniman yang berpengalaman merancang lambang. Desain itu terus berubah namun simbol The Eye Providence tetap selalu bertahan.
Pengukir dari Philadelphia bernama James Trenchard menciptakan simbol piramida dan The Eye of Providence hampir mirip seperti yang ada saat ini, tapi gambar mata yang digunakannya adalah mata kanan.
Desain itu diperuntukkan bagi Columbian Magazine edisi Oktober 1789. Desain itu berubah saat Benson J Lossing menggunakannya untuk Harper's New Monthly Magazine edisi Juli 1856. Gambar mata kanan berubah menjadi mata kiri.
Desain itulah yang kemudian juga dipakai di uang 1 dolar AS. Pada 1935. Presiden Franklin D Roosevelt menerima desain itu dengan beberapa perubahan di bagian lain.
Baca Juga: Harga Emas Dunia Kembali Bersinar Setelah Anjlok 3 Persen
The Eye of Providence memantik teori konspirasi. Simbol itu dikaitkan dengan Illuminati, organisasi rahasia yang menurut teori konspirasi bertanggung jawab atas kekacauan dunia. Sebenarnya simbol mata satu semacam itu telah ada sejak era Mesir Kuno, yakni simbol Dewa Horus. Simbol Mata Horus menjadi jimat, disebut Wadjet, melawan mata jahat (evil eye).
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Triwulan III, Utang Luar Negeri RI Capai Rp 423,1 Miliar Dolar AS
-
Tanda-Tanda Kiamat Kubra dan Pengertiannya
-
Siapa itu Dajjal? Biodata Dajjal Menurut Penjelasan Buya Arrazy Hasyim
-
Rusia Siapkan Kripto Jadi Cadangan Devisa Negara Demi 'Kalahkan Dolar AS'
-
Yuan Hajar Dolar AS, Menguat Tertinggi Sejak Pertengahan 2021
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Catat Waktunya! Emas Antam Bisa Tembus Rp 3 Juta/Gram Pekan Ini
-
Kemenperin Akan Guyur Dana Rp 318 Miliar untuk Pulihkan IKM Terdampak Banjir Sumatera
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang
-
PPRO Dorong Transformasi Bisnis Lewat Pendekatan Berbasis Pengalaman Konsumen
-
Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Akui Sentimen Pasar Negatif
-
Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI, Dicky Kartikoyono Usung Penguatan Sistem Pembayaran
-
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
-
Nilai Tukar Rupiah Masih Ungguli Dolar AS, Ditutup ke Level Rp 16.782/USD
-
IHSG Menguat Tipis, Emiten Tambang Emas Berjaya