Suara.com - Bagi sebagian orang, kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) mungkin dirasa biasa, namun bagi sebagian lainnya program inilah yang sangat mereka butuhkan. Terlebih bagi mereka peserta JKN-KIS yang berasal dari Penerima Bantuan Iuran (PBI), yang notabene berasal dari keluarga tidak mampu.
Peserta PBI merupakan peserta JKN-KIS yang iurannya dibiayai oleh pemerintah. Katiyem salah satunya. Nenek yang sudah berusia 80 tahun tersebut sangat bersyukur, di masa tuanya memiliki jaminan yang dapat memberikannya perlindungan dalam hal kesehatan.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kartu JKN-KIS ini. Artinya, saya tidak bingung lagi jika suatu saat misalkan saya kurang enak badan dan harus berobat. Tapi alhamdulillah sampai saat ini kondisi saya selalu sehat,” kata Katiyem.
Katiyem bercerita, sejauh ini i tidak pernah mengalami sakit yang memerlukan pengobatan di fasilitas kesehatan. Namun ia juga tidak memungkiri bahwa memiliki jaminan kesehatan di masa seperti ini sangatlah penting.
“Yang namanya sudah tua, kondisi kesehatan juga pasti menurun, tidak kuat seperti dulu lagi. Dengan menjadi peserta JKN-KIS setidaknya ada rasa tenang tersendiri jika sewaktu-waktu perlu untuk berobat. Tidak lagi perlu memikikan biaya pengobatan,” ungkapnya.
Selain tak lagi memikirkan biaya pengobatan, hal yang disyukurinya adalah tidak perlu membayar iuran setiap bulannya. Baginya kondisi ekonomi yang cukup, membuatnya merasa bingung jika harus memikirkan biaya untuk membayar iuran jaminan kesehatan tersebut.
“Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah yang telah peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan seperti saya. Hidup di desa awalnya tidak memikirkan tentang apa itu jaminan kesehatan dan lagi yang namanya kesehatan terasa cukup mahal harganya. Jadi kalau sudah merasa sakit, rasanya justru cemas memikirkan biaya berobat. Tapi dengan adanya JKN-KIS ini benar-benar sangat memberikan ketenangan di masa tua saya,” tambah Katiyem.
Di akhir perbincangan, Katiyem berharap agar program JKN-KIS senantiasa ada dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan seseorang tidak ada yang bisa menebaknya, sehingga dari diri kita sendiri yang harus bisa memberikan jaminan perlndungan dalam hal kesehatan.
Baca Juga: Pekerja Sektor Swasta Ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN-KIS
Berita Terkait
-
Kapten Penerbang Ini Bersyukur Memiliki JKN-KIS Saat Istri Melahirkan
-
Tanpa Harus ke Kantor, Begini Cara Daftar BPJS Kesehatan via Online
-
Hadapi Risiko Kerja, Irfan: Karena Ada JKN-KIS, Bekerja Jadi Tenang
-
Pekerja Sektor Swasta Ini Rasakan Manfaat Jadi Peserta JKN-KIS
-
Mobile JKN Mudahkan Akses Layanan Bagi Peserta
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia