Suara.com - Masih dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2021, BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menggelar webinar yang mengusung tema “Bertatakelola & AGILE”. Melalui forum tersebut, BPJamsostek ingin membangun kultur integritas dan antikorupsi bagi insan BPJamsostek dan para pemangku kepentingan, serta memperkuat komitmen Direksi dan Dewan Pengawas dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Kegiatan tersebut digelar secara hybrid di Plaza BPJamsostek, Jakarta, yang dibuka oleh Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo dan dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata.
BPJamsostek juga menghadirkan nara sumber dan para tokoh yang berkomitmen membangun integritas dan berkredibilitas di Indonesia yaitu Direktur Keuangan BPJamsostek Asep Rahmat Suwandha dan praktisi integritas Amien Sunaryadi.
Alexander Marwata mengatakan, KPK mengajak seluruh elemen bangsa untuk terlibat dalam pemberantasan korupsi, termasuk BPJS Ketenagakerjaan sebagai institusi yang mengelola dana masyarakat dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pihaknya menekankan pentingnya membangun budaya integritas.
Hal tersebut juga tercermin dalam tema hari anti korupsi sedunia tahun 2021 yaitu “satu padu bangun budaya integritas”.
Keseriusan BPJamsostek dalam membangun budaya anti korupsi makin diperkuat dengan diterapkannya kebijakan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah memenuhi standar ISO 37001. Selain itu, BPJamsostek juga memperkenakan kanal pelaporan berupa Whistle Blowing System (WBS).
“Ini bagian dari rangkaian hari anti korupsi sedunia di mana hari ini kita mengadakan forum integritas. Ini merupakan komitmen kita di BPJS Ketenagakerjaan untuk membangun kultur integritas dan anti korupsi, dan hari ini juga kita perkenalkan sistem manajemen anti penyuapan atau SMAP dan juga new WBS,” ungkap Anggoro.
Ia menambahkan, WBS tersebut merupakan pengembangan dari versi sebelumnya, yang mana pembaharuan yang telah dilakukan diyakini dapat semakin mempermudah peserta untuk melaporkan suatu perbuatan yang berindikasi pelanggaran di lingkungan BPJamsostek.
Melalui aplikasi ini masyarakat atau peserta dapat melaporkan segala bentuk penyimpangan diantaranya pelanggaran, kecurangan, suap, konflik kepentingan, KKN, gratifikasi maupun asusila. Bagi yang ingin melakukan pelaporan dapat mengakses aplikasi tersebut melalui wbs.bpjsketenagakerjaan.go.id dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Baca Juga: Perhimpunan RS Seluruh Indonesia Minta Tarif BPJS Kesehatan Disesuaikan
Bagi pelapor yang tidak ingin diketahui identitasnya atau anonim, BPJamsostek juga menyediakan fitur pelaporan tanpa harus melakukan registrasi. BPJamsostek akan menjamin kerahasiaan seluruh identitas masyarakat yang membuat pelaporan melalui WBS.
“Semoga melalui kegiatan ini akan terjalin sinergi positif antara BPJamsostek dengan seluruh peserta maupun pemangku kepentingan, sehingga budaya integritas dan antikorupsi dapat segera terbentuk seiring dengan terwujudnya jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan dan menyejahterakan pekerja Indonesia,” tutup Anggoro.
Berita Terkait
-
Perhimpunan RS Seluruh Indonesia Minta Tarif BPJS Kesehatan Disesuaikan
-
Harus Cuci Darah Setiap Selasa dan Jumat, Pasien Ini Bersyukur Ada BPJS Kesehatan
-
Kota Metro Jamin Akses Kesehatan Seluruh Warga melalui Program JKN-KIS
-
JKN-KIS Bantu Ringankan Hidup Dina
-
Umar Rasakan Pelayanan Bagi Peserta JKN-KIS Terus Membaik
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor