Suara.com - Memelihara kucing menjadi hobi banyak kalangan. Tidak hanya diberi makan, kucing ternyata juga harus divaksin. Daftar harga vaksin kucing pun bervariasi. Tergantung kebutuhan dan usia. Di samping itu, harga vaksin juga tergantung dari tempat pemeriksaan dan dokter hewannya.
Sebagai informasi, vaksin pada kucing dibagi menjadi dua jenis yakni vaksin dasar yang bersifat wajib, dan vaksin tambahan. Vaksin wajib sendiri dilakukan dalam tiga tahap berdasarkan rentang usia. Ketiga tahap itu meliputi tahap I Tricat, tahap II Tetracat, dan Tahap III rabies.
Vaksin tahap I diberikan pada kucing dengan usia 8-10 minggu dari hari kelahiran. Vaksin tersebut berfungsi untuk melindungi kucing dari penyakit Feline Panleucopenia (FPV), Feline Rhinotracheitis, dan Feline Calicivirus. Penyakit-penyakit ini rentan menyerang anak kucing.
Selanjutnya, vaksin tahap II dilakukan saat kucing berusia 12-14. Vaksinasi tahap kedua pada dasarnya sama seperti tahap pertama namun memiliki satu tambahan lagi yakni melindungi dari virus Chlamydia. Kemudian untuk tahap ketiga, vaksin diberikan pada usia 20 minggu sejak kelahiran dengan virus rabies.
Kucing bisa diberikan vaksinasi tambahan untuk Feline Leukimia, Bordetella, Dermatofitosis, FIV, dan FIP. Kendati demikian, pemberian vaksinasi tambahan ini hanya bisa dilakukan dengan imbauan dokter. Berikut harga untuk masing-masing jenis vaksin.
1. Usia 8-10 minggu vaksin tricat Rp80.000-Rp200.000;
2. Usia 12-14 minggu vaksin tetracat Rp170.000-Rp200.000;
3. Usia 20 minggu vaksin rabies Rp100.000.
Untuk vaksin tambahan bakal dikenai biaya Rp100.000-Rp200.000. Kemudian bagi kucing yang belum pernah mendapatkan vaksin, kucing bisa divaksin pada usia enam bulan atau 24 minggu dengan harga vaksin tricat Rp100.000-Rp250.000 dan vaksin tetracat Rp180.000-Rp210.000.
Demikian informasi seputar vaksinasi kucing. Untuk diketahui, vaksinasi hanya diperbolehkan untuk diberikan di bawah pengawasan dokter secara resmi. Para pemilik kucing dilarang untuk menyuntikkan vaksin secara pribadi. Demi kesehatan kucing, sangat disarankan bagi yang memelihara untuk memiliki dokter langganan yang bisa mengontrol kesehatan kucing secara rutin.
Selain itu, pisahkan ruangan antara kucing dan manusia utamanya ketika tidur. Sediakan pula tempat khusus buag kotoran agar kucing tidak pup sembarangan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Tips Merawat Anak Kucing dan Induk Pasca Melahirkan, Berikan Mereka Kehangatan dan Kenyamanan
-
Tim KKM-DR UIN Maliki Malang Jadi Relawan, Bantu Sukseskan Vaksinasi COVID-19
-
8 Arti Gerakan Ekor Kucing yang Masih Jarang Diketahui, Perhatikan Tanda Ini Ketika Anabul Stres
-
Viral! Ibunda Perlakukan Kucing Istimewa Layaknya Anak, Anak Asli Ketar Ketir, Publik: Coba Lihat KK
-
PPKM Luar Jawa-Bali Kembali Diperpanjang Mulai 1 hingga 14 Februari
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pusat-Daerah Diminta Berantas Perlintasan Kereta Api Ilegal
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178 Triliun, Mayoritas ke Sektor Produksi
-
Danantara Berencana Pegang Saham PT BEI, CORE Ingatkan soal Konflik Kepentingan
-
Karier Friderica Widyasari Dewi: Ketua OJK Baru Punya Jejak di KSEI Hingga BEI
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua OJK
-
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
-
Bursa Saham Terguncang: Indeks Ambruk, Pimpinan Regulator Mundur Massal
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat
-
ANTAM dan IBC Gandeng Huayou Cobalt Percepat Hilirisasi Baterai Nasional