Suara.com - PT Indosat Tbk (ISAT) akan segera melunasi pembayaran dua pokok obligasi dan sukuk ijarah usai merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia).
Emiten berkode ISAT itu akan melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B sebesar Rp408 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan III Indosat Tahap I Tahun 2019 Seri B senilai Rp91 miliar pada 5 Maret 2022.
Selain itu, perseroan juga akan melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp337 miliar dan pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp43 miliar pada 4 Juni 2022.
Disampaikan pula oleh Corporate Secretary PT Indosat Tbk (ISAT), tanggungan itu akan dibayar dengan pinjaman bank.
"Dengan menggunakan fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan," katanya melalui Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (17/2/2022).
Mengutip dari Bursa Efek Indonesia, diperkirakan, fasilitas pinjaman bank yang tersedia dan belum ditarik perseroan per 30 September 2021, sebesar Rp4,7 triliun.
Billy melanjutkan, guna obligasi dan sukuk ijarah tahun 2015, perusahaan akan mengupayakan fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan per 31 Desember 2021 sebesar Rp5,7 triliun.
Billy memastikan pelunasan pokok obligasi dan sukuk ini tidak berdampak terhadap kondisi perseroan.
"Tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, kelangsungan usaha Perseroan pada saat ini," tutupnya.
Baca Juga: Lelang 6 Seri Sukuk Negara, Pemerintah Kumpulkan Dana Rp11 Triliun
Berita Terkait
-
Cara Perpanjang Masa Aktif Indosat Pakai Pulsa dan Data Rollover
-
Cara Tukar Poin Indosat Jadi Pulsa, Bisa Dipakai Belanja Sampai Beli Kuota Internet
-
Harga Emas Menguat Didorong Pelemahan Dolar AS, dan Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS
-
Indosat Ooredoo Hutchison - Inligo Networks Siap Bangun Sistem Kabel Bawah Laut Sepanjang 18.000 Km
-
Lelang 6 Seri Sukuk Negara, Pemerintah Kumpulkan Dana Rp11 Triliun
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Bank Mega Syariah Gaet DPK Lewat Tabungan Kurban
-
Dolar AS Makin Mahal, Cek Kurs Terbaru di Bank Mandiri hingga BCA
-
Garuda Indonesia Stop Sementara Penerbangan Doha
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz
-
Harga BBM SPBU Shell, Vivo dan BP Naik, Ini Rinciannya
-
OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar
-
IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun
-
Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu