Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Timur (Kaltim) menggeber vaksinasi massal untuk masyarakat umum, anak-anak, dan lansia. Vaksinasi digelar di 24 titik se-Kaltim.
Kabinda Kaltim Brigjen TNI Danny Koswara mengatakan, pihaknya terbuka bagi siapa saja yang membutuhkan vaksin. Menurutnya, vaksin harus merata ke semua golongan.
"Jadi kalau ada yang memerlukan vaksin, silahkan berkomunikasi dengan kami. Selama ketersediaan ada, tentu bisa kami salurkan," kata Danny dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/2/2022).
Danny berharap, semua masyarakat Kaltim bisa segera mendapatkan dosis vaksin. Menurutnya, vaksinasi adalah salah satu cara membentuk kekebalan komunal.
"Hal ini guna menciptakan herd immunity secara merata di seluruh kalangan masyarakat," tandasnya.
Terlebih, kata Danny, kasus COVID-19 varian omicron sempat melonjak. Sebab itu, dia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan menghindari berpergian.
"Apalagi pada masa-masa saat ini kasus mulai naik, diharapkan masyarakat tetap patuh prokes dan hindari mobile yang tidak terlalu perlu," pesannya.
Sebelumnya, Binda Kaltim sudah melaksanaan vaksin tahap dua dengan total 34.990 dosis di seluruh Kalimantan Timur. Di Samarinda, capaian vaksin tahap dua sebanyak 10 ribu dosis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI
-
BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang
-
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam
-
Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang
-
Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal
-
Mudik Lebaran 2026: PELNI Tambah Jadwal Kapal ke Sapeken & Masalembo!