Suara.com - Presiden Joko Widodo akan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Kamis (10/3/2022) hari ini. Kekayaan dan bisnis Bambang Susantono pun turut menjadi perhatian publik. Sebelumnya Bambang Susantono sudah menjadi Wakil Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu II pada periode 2014-1019.
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kekayaan Bambang Susantono mencapai Rp3,9 miliar atau 51 dolar Amerika Serikat. Kekayaan tersebut dia laporkan saat masih menjabat sebagai Wakil Menteri Perhubungan di Kabinet Indonesia Bersatu II.
Harta tersebut diperinci antara lain terdiri dari aset tanah dan bangunan di Tangerang Selatan dan Bogor senilai Rp2,05 miliar. Ditambah dengan mobil Toyota Rush 2010 senilai Rp100 juta dan Nissan Serena keluaran 2013 senilai Rp350 juta.
Kekayaan lainnya sejumlah Rp668 juta diketahui berasal dari logam mulia dan koleksi barang-barang seni yang sering diburu Bambang Susantono dan warisan keluarganya. Dia mencatatkan giro dan setara kas senilai Rp899 juta. namun, kekayaan ini masih dikurangi utang senilai Rp162 juta.
Ketimbang sebagai pebisnis, Bambang Susantono lebih dikenal dalam kiprahnya di dunia akademis. Pria kelahiran 1963 ini menyelesaikan gelar sarjana di Jurusan Teknik Sipil ITB (1987).
Kemudian melanjutkan dua kali master di University of California jurusan Plannologi dan Transportasi secara bergantian di kampus yang sama. Selanjutnya Bambang juga menempuh studi doktoral Perencanaan Infrastruktur University of California dan selesai pada 2000.
Setelah kembali ke Indonesia, Bambang Susantono berkiprah sebagai dosen di Universitas Indonesia. Serta bersama para akademisi lain juga banyak terlibat dalam perencanaan transportasi di Indonesia dan Asia.
Setelah mengemban tugas sebagai Kepala IKN, Bambang Susantono akan mengemban jabatan selama lima tahun untuk mengepalai Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Nusantara. Wakilnya akan dijabat Dhony Rahajoe. Kedudukan keduanya bakal setingkat menteri dan wakil menteri yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo.
Bambang Susantono nantinya akan memiliki wewenang untuk melaksanakan kegiatan persiapan, pembangunan, dan pemindahan IKN.
Baca Juga: 10 Potret Adu Mewah Rumah Indra Kenz Vs Doni Salmanan, Kini Terancam Disita
Dia juga berwenang dalam pemberian perizinan investasi, kemudahan berusaha, serta pemberian fasilitas khusus kepada pihak yang mendukung pembiayaan dalam rangka kegiatan persiapan, pembangunan dan pemindahan IKN, serta pengembangan IKN dan daerah mitra.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Mahasiswa Terkatung-katung akibat Konflik SBM ITB-Rektorat, Ridwan Kamil Buka Suara
-
Pertamina Garap Bisnis Penyaluran Bahan Bakar Kapal di Jalur Selat Malaka
-
Siapa Bambang Susantono yang Menjadi Kepala IKN?
-
Profil Bambang Susantono yang Bakal Pimpin IKN, Lulusan Universitas Berkeley dan Pernah Jadi Eks Wamen di Era SBY
-
10 Potret Adu Mewah Rumah Indra Kenz Vs Doni Salmanan, Kini Terancam Disita
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Kejar Setoran Barang Mewah, Bea Cukai dan DJP Segel 4 Kapal Pesiar Asing di Jakarta Utara
-
Tak Peduli Harga Minyak Dunia Naik, Wall Street Tetap Meroket
-
UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape
-
Strategi Baru Tekan Biaya Produksi Sawit, Sebar Serangga Penyerbul
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Siapa Saja?
-
Dana Asing Kabur dari IHSG, Saham BUMI Masuk Rekomendasi Analis
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Cegah Efek Domino 'Bank Run', OJK Rilis Panduan Resmi Medsos bagi Perbankan
-
Harga Emas Pegadaian 10 April 2026 Terkoreksi Usai Naik Berturut-turut
-
Adaro Indonesia Terima Penghargaan PROPER Emas Kedelapan