Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan akhir pekan ini kembali mencatatkan rekor tertinggi lagi. IHSG berhasil naik ke posisi 7.210.
Mengutip data RTI, Jumat (8/4/2022) IHSG ditutup naik 1,17 persen atau bertambah 83 basis point ke level 7.210.
IHSG bergerak dari batas bawah di level 7.151 hingga batas atas pada level 7.216 setelah dibuka pada level 7.157.
Investor melakukan transaksi senilai Rp15,8 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp13,9 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp4,8 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,4 triliun.
Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp1,41 triliun.
Sembilan sektor menyokong penguatan IHSG pada hari Jumat. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor energi 3,67 persen. Disusul sektor barang baku 2,63. Sektor transportasi naik 1,93 persen. Sektor perindustrian bertambah 1,77 persen. Sektor kesehatan melesat 1,66 persen. Sektor barang konsumer primer menguat 0,56 persen.
Kemudian sektor teknologi juga naik 0,34 persen. Sektor keuangan terungkit 0,33 persen dan sektor infrastruktur naik 0,29 persen. Sementara, dua sektor lainnya yang ditutup di zona merah adalah sektor barang konsumer non primer terkoreksi 0,27 persen serta sektor properti dan real estate turun 0,16 persen.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SDMU yang naik 31 point atau menguat 34,83 persen ke level 120. WIRG menguat 25,00 persen atau bertambah 110 point ke level 550.
Selanjutnya saham KONI menguat 24,75 persen atau naik 500 point ke level 2.520. DAYA menguat 23,72 persen atau naik 56 point ke level 292. ESTA yang naik 76 point atau menguat 19,38 persen ke level 468.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan IHSG Dibuka Naik ke Posisi 7.157
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain; UFOE 125 point atau melemah 6,92 persen ke level 1.680. KJEN melemah 6,89 persen atau koreksi 20 point ke level 270.
Selanjutnya saham TECH terkoreksi 300 point atau melemah 6,84 persen ke level 4.080. TNCA turun 55 point atau melemah 6,83 persen ke level 750. ADMF melemah 600 point atau turun 6,77 persen ke level 8.250.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 1,14 persen ke level 1.043. Sedangkan, JII naik 1,16 persen ke level 611.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste