Suara.com - Berbisnis barangkali adalah cita-cita bagi sebagian orang. Namun, mereka bingung bagaimana cara memulai bisnis dari nol. Padahal, bisnis tak sekadar teori. Sebaliknya yang paling penting adalah praktik dari bisnis tersebut sehingga jika menemui kesulitan pebisnis akan tergerak untuk berinovasi.
Berikut ini adalah tips dan trik cara memulai bisnis dari nol seperti dirangkum dari berbagai sumber. Hal terpentingnya adalah tidak pernah berhenti belajar.
1. Buat dalam Skala Kecil
Sebelum memulai usaha besar, buatlah prototipe yang lebih kecil dari apa yang ingin kamu jual. Jika sinyal pasar ini bagus, kamu bisa mengembangkan usahamu sedikit demi sedikit. Namun, jika sinyal pasar kurang, tampaknya pedagang perlu berinovasi, sekaligus jika terpaksa rugi, kerugian tidak terlalu besar. Berdagang dalam skala kecil terlebih dahulu juga akan mempermudah penyesuaian diri dengan kondisi, misal jika harus ada yang diubah akibat pandemi Covid-19, maka perubahan yang dilakukan tidak terlalu menyita tenaga.
2. Buat Perencanaan
Ketika ingin memulai sesuatu, membuat perencanaan adalah bagian yang paling krusial. Perencanaan ini meliputi banyak hal, mulai dari bisnis apa yang ingin ditekuni, modal, pemilihan sistem berjualan, lokasi pembukaan kios, hingga memikirkan dana cadangan jika usahamu seret. Dengan perencanaan yang matang, kita bisa lebih terarah dalam melakukan sesuatu. Sekaligus, lebih siap dalam menanggung segala risiko.
3. Pelajari Peluang Pasar
Mempelajari peluang pasar adalah bagian yang wajib dalam setiap pembukaan usaha. Mempelajari peluang juga akan menghasilkan inovasi keunikan dari produkmu tapi tidak dimiliki oleh produk lain yang sejenis. Dengan demikian, peluang untuk menarik pembeli juga makin besar.
4. Belajar Marketing Digital
Baca Juga: ZenPro Tawarkan Pelatihan Gratis Manajemen Toko Online, Begini Caranya
Mempelajari marketing digital merupakan salah satu cara untuk memperluas pasar usahamu. Saat ini sebagian besar konsumen adalah pengguna dunia digital dan membuka pasar yang sangat besar bagi UMKM. Kamu bisa mempelajari teknik memasarkan produk di sosial media bahkan hingga iklan berbayar.
5. Adakan Promo
Untuk jenis usaha baru, pasti memerlukan usaha untuk menggaet pasar. Salah satunya bisa dilakukan dengan sering-sering mengadakan promo. Promo bisa berwujud diskon barang atau gratis pembelian. Dengan promo biasanya orang-orang akan tertarik membeli usahamu dan kemungkinan akan membeli kembali jika dibutuhkan dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Persiapan Arus Mudik, Polres Banjarnegara Cegat Pengendara di Jalan untuk Vaksin
-
Soroti Meme Soal THR dan Gaji ke-13, Sri Mulyani Kena Sindir Publik: Utang Gimana Utang?
-
Dilarang Dipakai Saat Lebaran, Pemprov Riau Kandangkan Mobil Dinas Pejabat
-
ZenPro Tawarkan Pelatihan Gratis Manajemen Toko Online, Begini Caranya
-
500 Posko Mudik Akan Didirikan, Ridwan Kamil Sebut ada 14,9 Juta Orang Yang Bakal Mudik ke Jawa Barat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Pemerintah Catat Belanja Nasional Capai Rp 393,78 T Sepanjang 2025
-
Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif
-
Pemerintah Rem Produksi Batu Bara, DMO Dipastikan Naik Kisaran 30%
-
LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!
-
Program Magang Khusus AI dan B2B Solutions dari Telkom untuk Mahasiswa
-
Purbaya Mau Ambil PNM, Bos Danantara: Hanya Omon-omon
-
Bos Danantara Anggap Turunnya Peringkat Moody's Bukan Ancaman, Tapi Pengingat
-
Purbaya Tetap Dampingi Anak Buah usai OTT KPK: Nanti Orang Kemenkeu Tak Mau Kerja
-
Pegadaian Pastikan Likuiditas Emas Aman Lewat Gadai dan Buyback
-
Membedah Ketimpangan Warga RI: Jurang Kaya-Miskin Diklaim Menyempit