Suara.com - Penetapan Lin Che Wei sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai menjadi bukti keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menuntaskan persoalan mafia minyak goreng (migor).
Pengamat Hukum Universitas Jendral Soedirman Chrisman Damanik mengatakan, penetapan tersangka baru dalam kasus mafia migor menandakan komitmen Jokowi memberantas mafia migor. Lantaran telah banyak merugikan masyarakat.
Terlebih lagi, tambah dia, Lin diketahui merupakan Penasihat Kebijakan dan Analisa Independent Research dan Advisory Indonesia. Artinya turut ikut dalam membuat kebijakan Kewajiban Pasar Domestik atau DMO.
“Iya betul, ini bukti bahwa Jokowi tidak berhenti dalam memberantas kasus mafia migor,” ujar Chrisman ditulis Jumat (20/5/2022).
Menurut Chrisman penelusuran tersangka mafia migor tidak akan berhenti hanya dengan tertangkapnya Lin. Penuntasan kasus, kata dia, akan terus berlanjut hingga hingga benar-benar tuntas.
Karena dengan tertangkapnya para pelaku, maka akan membuat masalah migor tidak terjadi kembali dikemudian hari. Sehingga tidak mengganggu geliat perekonomian masyarakat.
“Keterlibatan pihak lain yang menjadi mafia migor terus dikejar. Sehingga penanganan kasus mafia migor ini bisa tuntas dan menjadi pelajaran bagi pihak dan oknum di negara ini,” jelas Chrisman.
Oleh karena itu, dirinya begitu mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Jokowi. Lebih dari itu, dia pun meyakini pergerakan Jokowi masih terus berlanjut untuk terus mengusut tuntas persoalan ini,
“Saya yakin Pak Jokowi akan terus mengejar dan memberantas mafia-mafia ini, kita harus apresiasi itikad Jokowi ini dalam memberantas mafia migor yang sudah menciptakan keresahan dan kesusahan di negara ini,” pungkas Chrisman.
Baca Juga: Terungkap, Ternyata Dirjen Daglu yang Berperan Bawa Lin Che Wei Ke Kemendag
Lin Che Wei merupakan tersangka kelima yang ditetapkan olek Kejaksaan Agung. Sebelumnya sudah ada nama Indrasari Wisnu Wardhana, Master Parulian Tumanggor, Stanley MA, dan Togar Sitanggang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal