Suara.com - Dunia pengusaha Indonesia mengenal Andre Soelistyo sebagai Chief Executive Officer (CEO) GoTo grup. Berkarier di lini usaha Gojek sejak 2015, sebenarnya berapa total kekayaan Andre Soelistyo?
Kekayaan Andre Soelistyo salah satunya berasal dari saham GoTo dengan jumlah 3.357 unit atau setara dengan nilai Rp242,37 miliar. Melansir profilnya di Linkedin, Andre Soelistyo memulai karier di Gojek dengan menjadi President of Gojek sejak 2015. Kemudian dia menduduki jabatan sebagai CEO GoTo Financial sekaligus GoTo Group pada Mei 2021.
Meski saat ini mengalami penurunan, saham GoTo pernah mencetak rekor Rp15,8 triliun dan menjadi yang ketiga terbesar se-Asia saat pertama kali melantai di bursa saham akhir Maret lalu. Situasi ini jelas menguntungkan GoTo yang berimbas pada kinerja Andre Soelistyo.
Saat itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi mendapat persetujuan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal April 2022 mendatang.
Nilai penawaran umum perdana saham dan penjatahan lebih yang ditawarkan kepada investor mencapai Rp15,8 triliun atau setara dengan 1,1 miliar dolar AS, yang menjadikan IPO GoTo sebagai IPO terbesar ketiga di Asia, serta kelima di dunia sepanjang 2022.
"Mampu memasuki pasar dalam kondisi saat ini merupakan bukti potensi jangka panjang bisnis GoTo yang akan menguatkan neraca perusahaan dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham," kata CEO Grup GoTo Andre Soelistyo dalam keterangan resmi di Jakarta.
Harga IPO telah ditetapkan di batas atas kisaran, yaitu Rp338 per saham, yang mencerminkan kapitalisasi pasar diperkirakan mencapai Rp400,3 triliun atau 28 miliar dolar AS.
Sayangnya, Akumulasi penurunan saham GoTo sejak IPO atau penawaran perdana adalah 65,24%. Penurunan tajam ini membuat saham GoTo dilabeli sebagai Unusual Market Activity (UMA) yakni penurunan harga saham di luar kebiasaan. Namun, pengumuman UMA ini tidak menunjukkan adanya pelanggaran peraturan di pasar modal.
Pekan ini saham GoTo ditutup melemah 6,73% ke level Rp194 per saham pada akhir perdagangan pekan lalu. Sementara itu, pada bursa perdagangan saham GoTo menguat 8,25% atau 14 poin ke level Rp210 per saham. Namun, ada kemungkinan akan kembali turun mengingat pergerakan bursa yang sangat fluktuatif.
Baca Juga: Telkom Akan Perbesar Potensi Sinergi dengan LinkAja dan GoTo
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Akumulasi Kerugian GOTO Makin Bengkak Jadi Rp 85 Triliun, Berikut Datanya
-
Meski Catatkan Kerugian, Pendapatan GOTO Naik 53 Persen di Kuartal I 2022
-
Kuartal I 2022 GOTO Masih Catatkan Kerugian Rp6,47 Triliun
-
Viral Video Hailey Bieber Dikawal Bodyguard Pakai Jaket Mirip Ojol, Netizen Indonesia: Kirain Grab Lagi Demo
-
Telkom Akan Perbesar Potensi Sinergi dengan LinkAja dan GoTo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Harga Emas Antam Longsor Lagi Jadi Rp 2.888.000/Gram, Cek Daftarnya
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
IHSG Lompat Tinggi Lagi ke Level 7.663 di Kamis Pagi
-
Emiten Bandel Tak Mau Buyback saat Delisting, Ini Kata BEI
-
Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
-
Kemnaker Dorong Dunia Usaha dan Industri Buka Peluang Kerja Bagi Lansia
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Purbaya Tolak Bantuan IMF, Yakin Dana SAL Rp 420 T Milik Pemerintah Masih Cukup
-
Inabuyer B2B2G Bisa Jadi Jembatan UMKM Ikut Serta Program MBG
-
China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk