Suara.com - Kenaikan sejumlah harga komoditas pangan dan energi membuat lonjakan inflasi yang cukup tinggi disejumlah negara saat ini. Kondisi ini pun terus menjadi topik pembahasan utama dari setiap forum ekonomi global.
Dalam agenda Presidensi G20 yang bakal diadakan di Indonesia pada akhir tahun ini, isu ini juga akan diangkat.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ancaman inflasi yang tinggi bakal terus dibahas dalam forum ekonomi dan keuangan.
Dalam pertemuan Islamic Development Bank (IsDB) yang diadakan belum lama ini misalnya isu ini juga menjadi topik yang akan dibahas.
"Kita membahas mengenai munculnya risiko terutama dari sisi kenaikan inflasi karena harga-harga energi dan pangan yang akan menyebabkan pengetatan dari moneter," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (8/6/2022).
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menambahkan masalah ini akan terus menjadi pembahasan terkait kebijakan makro di forum ekonomi dan keuangan global, termasuk dalam agenda G20.
Termasuk kita prediksi di dalam pertemuan G20 juga ini akan muncul. Di dalam konteks ini kita akan lihat dampaknya kepada pembahasan kita adalah kalau seandainya pengetatannya cepat dan tinggi, ketat maka dampak pelemahan ekonomi global akan terlihat," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Sabar Ya! Bahlil dan Purbaya Masih Hitung-hitung Bea Keluar Batu Bara
-
Inalum Catatkan Rekor Produksi dan Penjualan Paling Tinggi Sepanjang Tahun 2025
-
IHSG Sempat 9.000, Purbaya Percaya Diri: Itu Baru Awal, Akan Naik Terus
-
Sempat Tembus 9.000, IHSG Akhirnya Terkoreksi Imbas Aksi Ambil Untung
-
Bahlil Tetap Proses Izin Pertambangan Ormas Meski Aturan Digugat di MK
-
Gen Z Bisa Miliki Rumah, Hunian Terjangkau Ini Jadi Alternatif di Tengah Harga Melambung
-
Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil
-
Saham Garuda Indonesia (GIAA) Meroket Awal 2026, Ini Penyebabnya
-
IHSG Tembus Level 9.000, Menkeu Purbaya: Lanjut Terus!
-
Dolar AS Ngamuk Bikin Rupiah Terkapar Lemah ke Level Rp 16.798