- Rupiah menguat pada Selasa (10/3/2026) ditutup Rp16.863 per dolar AS setelah sempat melemah akibat kenaikan harga minyak.
- Penguatan rupiah dipicu pemulihan kepercayaan investor terkait meredanya konflik dan turunnya harga minyak dunia.
- Data penjualan ritel domestik positif turut memberikan dukungan pada penguatan nilai tukar rupiah hari itu.
Suara.com - Pergerakan nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (10/3/2026) setelah sempat menyentuh Rp17.000 per dolar AS akibat naiknya harga minyak dunia imbas konflik di Teluk yang berkepanjangan.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (10/3/2026) ditutup ke level Rp16.863 per dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Indonesia pun menguat 0,51 persen dibanding penutupan pada Senin (9/3/2026) yang berada di level Rp 16.949 per dolar AS.
Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.879 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah disebabkan kepercayaan investor yang mulai pulih mengenai pernyataan Trump bahwa perang dapat segera berakhir dan harga minyak dunia yang kembali turun di bawah 100 dolar AS per barrel.
Apalagi, pernyataan Trump mempertimbangkan untuk mengambil alih pengamanan Selat Hormuz guna menjaga kelancaran jalur pasokan energi global dan melonggarkan sanksi minyak pada Russia memberikan sentimen pada rupiah.
"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi cukup tajam hari ini oleh optimisme investor seiring turunnya harga minyak dunia," katanya saat dihubungi Suara.com.
Dia pun mewaspadai sentimen belum tentu bertahan, dan sentimen bisa kembali berbalik arah. Namun,data penjualan ritel yang positif membuat rupiah akan terus menguat.
"Dari domestik, data penjualan ritel yang lebih kuat dari perkirakan ikut mendukung penguatan rupiah," tandasnya.
Sementara itu, dia Asia mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS sore ini. Peso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,97 persen, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,91 persen, won Korea menguat 0,61 persen. Lalu, yuan China menguat 0,50 persen.
Baca Juga: Soal Harga Minyak Melonjak hingga Rupiah Sempat Tembus Rp17 Ribu per USD, Puan Beri Respons Begi
Dolar Taiwan menguat 0,44 persen, dolar Singapura menguat 0,26 persen, yen Jepang menguat 0,19 persen dan baht Thailand menguat 0,17 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS sore ini dengan pelemahan 0,06 persen.
Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,54, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,17.
Berita Terkait
-
Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.887
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Trump Singgung Perang Iran 'Selesai'
-
Rupiah Dihajar Perang AS-Iran, Hampir Tembus Rp 17.000/USD
-
Harga Minyak Tembus 100 dolar AS per Barrel, Harga BBM Bakal Naik?
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
Terkini
-
Terjebak di Jalur Neraka Hormuz, Begini Nasib 2 Kapal Raksasa Pertamina
-
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan
-
Kalang Kabut! Purbaya Terhimpit, Bahlil Terjepit
-
Efek Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diproyeksi Naik 4,4 Persen
-
Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?
-
Bahagia Terima BHR, Pengemudi Ojol: Bisa Buat Keperluan Anak
-
Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran
-
Jadwal dan Rute Jalan Tol Diskon selama Mudik dan Arus Balik 2026
-
THR Sudah Cair? Begini Cara Kelolanya Agar Dompet Gak Kiamat Usai Lebaran
-
Jasa Marga Proyeksikan 3,5 Juta Kendaran Wara-wiri Mudik di Jalan Tol