Suara.com - PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, secara resmi menandatangani Joint Operating Agreement (Perjanjian Kerja Sama Operasi) bersama Huawei Indonesia.
Kerja sama strategis tersebut melingkupi pemanfaatan teknologi Content Delivery Network (CDN) dari Huawei pada Edge Data Center (EDC) milik Surge.
Kedua perusahan berkolaborasi untuk saling memanfaatkan ekosistem teknologi yang dimiliki untuk menunjang distribusi konten yang aman dan dapat dihandalkan. Dengan teknologi teranyar yang dimiliki, distribusi konten kepada seluruh pengguna di seluruh Indonesia dapat terjadi secara cepat dan efisien.
Kolaborasi antara Huawei dan PT IJE (Weave) akan memberikan manfaat bagi seluruh stakeholder dalam menghadirkan solusi yang efektif dan efisien bagi pemilik konten serta memberikan user experience terbaik bagi masyarakat.
Sebagai langkah awal kerja sama tersebut, Huawei akan melakukan penempatan Teknologi CDN pada Edge Data Center Surge yang berada di kota Bandung, Jawa Barat yang kemudian akan dilanjutkan ke sembilan kota lainnya di Pulau Jawa. Setiap titik CDN akan mengutilisasi kapasitas bandwidth sebesar 60 Gpbs.
Melalui kolaborasi yang terjalin diharapakan akan meningkatkan potensi revenue bagi Surge sebesar Rp60 miliar per tahun dan memperkuat posisi perseroan dalam menghadirkan solusi total konektivitas yang siap mengakomodasi kebutuhan ekosistem Web 3.0.
CEO Surge Hermansjah Haryono mengungkapkan, kerja sama operasi Huawei melalui edge data center ini merupakan validasi global atas misi Surge untuk menghadirkan konektivitas terjangkau dan mempercepat transformasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Dengan teknologi CDN untuk distribusi konten internet berkecepatan tinggi dari Huawei, Pertukaran data secara lokal dapat dilakukan dengan lebih cepat, mendukung lokasi Edge Data Center dari Surge yang dekat dengan pengguna.
“Ke depan, penyedia konten dan pengguna akhir (end-customer) akan menikmati teknologi kelas dunia dalam hadirkan transmisi data secara cepat,” kata Hermansyah dalam keterangannya, Kamis (16/6/2022).
Baca Juga: Mulai Dijual di Indonesia, Harga Huawei Watch GT 3 Pro Mulai Rp 4,8 Juta
Sementara itu, President of Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang menyampaikan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan layanan cloud yang andal, aman, dan biaya yang terjangkau untuk memberdayakan aplikasi, memanfaatkan kekuatan data, dan membantu organisasi dari berbagai skala untuk tumbuh di dunia cerdas saat ini.
“Melalui kerja sama bersama Surge, kami mendukung pemanfaatan Edge Data Center (EDC) Surge dengan penggunaan teknologi CDN Huawei. Selama beberapa bulan terakhir, kami juga sudah menguji teknologi dan operasi dari kedua perusahaan di mana hasilnya sangat menggembirakan. Kami berharap kerja sama ini dapat berlanjut di kota-kota lainnya dan pada akhirnya semakin memudahkan dan memperluas konektivitas bagi pelanggan kami di Indonesia,” jelasnya.
Melalui kerjasama operasi ini, Surge dan Huawei akan dapat menyediakan layanan penyediaan konten yang memiliki beberapa keunggulan seperti berikut:
- Akselerasi akses konten. Meskipun terjadi jumlah permintaan yang besar, kecepatan akses dan experience pelanggan tetap terjaga karena lokasi penyimpanan data yang dekat dengan pengguna (pada Edge Data Center Surge). Selain itu, gangguan seperti server overload atau bandwidth yang tidak cukup juga dapat dihindari.
- Akselerasi download bagi pelanggan. Proses download dapat dipercepat dalam menyediakan file audio atau video, game, software dan patch lainnya, karena konten yang akan diunduh oleh pelanggan dapat didistribusikan dari lokasi server terdekat secara optimal.
- Akselerasi akses video on demand (VOD). Teknologi CDN Huawei membantu pelanggan untuk dapat mengakses layanan streaming secara berkualitas, stabil dan tidak mudah putus. Layanan dilengkapi dengan Hotlink Protection untuk memastikan bahwa streaming tidak diakses secara ilegal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai