Suara.com - Perusahaan manufaktur bakery dan pastry di Indonesia, Prima Food Solutions menjalin kerja sama dengan MGM Bosco Logistics, yang merupakan penyedia layanan logistik berpendingin. Hal ini dilakukan agar produk Prima Food terjamin kesegarannya ketika sampai pada konsumen.
"Kami telah mengembangkan bisnis food and beverage selama 25 terakhir, dengan produk berupa bread dan pastry. Selama 20 tahun terakhir, misi kami adalah mengembangkan bisnis ini, sehingga kami merasa perlu untuk menjalin kerja sama dengan MGM Bosco," ujar Januar Robin Stanley, CCO Prima Food Solutions, PT Inti Prima Rasa, dalam jumpa pers penandatanganan kerja sama kedua perusahaan ini, Jakarta, Jumat (24/6/2022).
Januar menyebut, Prima Food merupakan perusahaan yang menyediakan berbagai bread and pastry yang telah banyak dinikmati masyarakat, karena salah satu klien terbesarnya adalah Starbuck. Prima Food membutuhkan MGM Bosco, karena perusahaan ini terbukti mampu memberikan layanan terbaiknya, sehingga mampu menjamin produk-produk Prima Food fresh sampai ke konsumen.
Di tempat yang sama, Nandi Siswandi, General Manager Marketing dan Comercial MGM Bosco Logistics mengatakan, MGM Bosco telah lebih dari 20 tahun melayani Indonesia. Bekerja sama dengan Prima Food merupakan sebuah kebanggan untuk bisa memberikan service dan kualitas level yang yang baik, sehingga bisa memberikan layanan yang sesuai standar.
MGM Bosco Logistics sendiri mengelola lebih dari 10 ribu pallet dari berbagai gudang berpendingin di Jakarta, dengan beberapa tipe ruang penyimpanan. Tiap ruang pendingin dilengkapi dengan unit kompresor dan generator yang canggih dan terkini.
Suhu di area bongkar muat dipertahankan pada rentang 5-10 derajat Celcius, sementara suhu di dalam ruang pendingin dijaga agar tetap stabil di kisaran -30 sampai -20 derakat Celcius. Dengan demikian, dipastikan bahwa seluruh produk tersimpan dalam kondisi yang terbaik. Kelebihan inilah yang menjadi dasar Prima Food memilih MGM Bosco sebagai partner.
"Kami memiliki strategi delivery fresh untuk setiap produk kami. Untuk frozen, kami ingin produk kami berada di kisaran -18 derajat Celcius saat delivery. Di suhu ini, kami yakin bahwa produk makanan kami aman dan fresh sampai ke konsumen," ujar Sri Haryanto, General Manager Factory Prima Food Solutions.
Saat ini, Prima Food akan ekspansi pasar ke luar Jakarta, tepatnya di kawasan Bodetabek. Roshan Dylan, Group Managing Director Prima Food Solutions menyebut, potensi pasar di luar Jakarta sangat menjanjikan, sehingga diharapkan 5 tahun ke depan, pabriknya akan bertambah 5 atau 6 unit lagi. Saat ini, pabrik Prima Food Solutions baru 1 unit, yaitu di Ciracas, Jakarta Timur.
Baca Juga: Emiten Logistik DNR Siapkan Belanja Modal Rp300 Miliar untuk Beli Truk
Berita Terkait
-
5 Sumber Kekayaan Arya Saloka, Dari Akting hingga Punya Bisnis Food and Beverage
-
4 Karakteristik Artisan Bread, Bukan Sekedar Roti Biasa
-
Toko Roti Premium ala Jepang Hadir di Indonesia
-
Bisnis F&B Kamu Mau Viral Hingga Laris Manis? Ini Strategi Ampuhnya
-
BreadLife Hadirkan Varian Baked Cheese Tart Halal
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit
-
Plastik Makin Mahal, Efeknya Bisa Bikin Harga Barang Ikut Naik
-
Rupiah Tertekan saat Fundamental Ekonomi Kokoh, Peluang Dongkrak Ekspor
-
Pemerintah Mau Bangun Tol Gilimanuk-Mengwi, Butuh Duit Rp12,7 Triliun