Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara atau Menteri BUMN Erick Thohir bakal menjadikan Bandara Kualanamu, Deli Serdang Sumatera Utara pusat perdagangan dan pariwisata. Terlebih saat ini Bandara Kualanamu telah diserahkan terimakan dari PT Angkasa Pura II ke PT Angkasa Pura Aviasi.
Menurutnya, dengan penyerahan pengelolaan ini bisa memberikan solusi bagi permasalahan rantai pasok. Erick menyebut, Indonesia kaya dengan sumber daya alam, hanya saja kelemahan dari rantai pasok.
Untuk diketahui, PT Angkasa Pura Aviasi merupakan perusahaan joint venture antara PT Angkasa Pura II dengan Perusahaan asal New Delhi, India, GMR Airport Consortium. Angkasa Pura II memiliki 51% saham dari PT Angkasa Pura Aviasi, sisanya 49% dimiliki oleh GMR Airport Consortium.
"Saya serius memperbaiki rantai pasok, darat, laut udara. Di Sumatera kaya akan sumber daya alam penting terus untuk pusat pertumbuhan baru ekonomi Indonesia," ujarnya di Kawasan Sarinah, Jakarta, Kamis (7/7/2022).
Mantan Bos Klub Inter Milan ini menjelaskan, hubungan dagang Indonesia dengan India sangat bagus. GMR India yang bekerja sama dengan AP II akan mendorong trafik lebih tinggi ke Indonesia tanpa harus singgah di negara lain.
"Ini juga menjadi kesempatan Indonesia membangun market baru. Perdagangan selatan ke selatan sangat berpotensi. Kerja sama ini membuat kita punya akses langsung antara Indonesia dan India," imbuh Erick.
Dengan kerja sama tersebut, Bandara Kualanamu akan menjadi hub internasional untuk mendorong Sumatera Utara sebagai pusat pariwisata dan kargo. Erick tak ingin Indonesia hanya menjadi market bagi negara lain.
"Kita perlu daging, India juga perlu batubara dari Indonesia. Ini konteks yang saling menguntungkan. Yang tadinya berhenti ke negara tetangga, Singapura dan Malaysia, sekarang Sumatera jadi hub sebelum pergi lagi ke negara tujuan lain seperti Korea atau Australia," ucap Erick.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menambahkan, terdapat tiga langkah yang akan dilakukan Angkasa Pura Aviasi di mana yang pertama membuka tuju rute internasional yang difokuskan ke India dan negara-negara Asia Selatan.
Baca Juga: Bangkit, Kamis Sore IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.652
Kedua, tutur dia, Angkasa Pura Aviasi akan optimalisasi terminal sehingga bisa menampung hingga 15 juta penumpang per tahun. Saat ini, kapasitas Bandara kualanamu hanya bisa menampung 8 juta penumpang per tahun.
"Ketiga prioritas kami dalam joint venture ini mengoptimalkan dan merealisasikan komersial area seluas 200 ha di kawasan bandara kualanamu. Statusnya area ini sudah clear and clean dan kapasitas ini akan dioptimalkan untuk komersial area, logistic, warehousing, MRO dan theme park yang skala internasional," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Patakbanteng Buktikan Bahwa Pariwisata Berkelanjutan Tidak Harus Korbankan Desa: Bagaimana Caranya?
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga
-
Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara
-
Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya
-
Harga Emas Pegadaian: Antam Detaki Rp2,8 Juta per Gram, Disusul UBS dan Galeri24
-
Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80