Suara.com - Kisruh merek dagang antara MS Glow dan PS Glow berbuntut panjang di Pengadilan Niaga. Sebenarnya MS Glow dan PS Glow Duluan Mana?
Berikut kronologi gugatan PS Glow ditolak di Medan, diterima di Surabaya yang menyebabkan MS Glow harus membayar ganti rugi Rp37,9 miliar.
Seperti diketahui, sengketa merek dagang ini terjadi antara pemilik MS Glow, crazy rich Malang yang lebih dikenal dengan Juragan 99 Gilang Widya Pramana dan sang istri Shandy Purnamasari melawan pemilik PS Glow Putra Siregar.
Keduanya saling melapor tentang siapa yang sebenarnya lebih berhak atas merek dagang produk kosmetik tersebut. Kasus ini menyita perhatian khalayak karena kedua pengusaha tersebut juga merupakan influencer di media sosial.
Kuasa Hukum MS Glow Aman Hanis tidak terima atas gugatan yang dilayangkan PS Glow karena MS Glow merupakan merek dagang yang hadir duluan dibandingkan pesaingnya.
MS Glow adalah merek yang telah terdaftar di Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual sejak 2016 jauh sebelum PS Glow yang baru terdaftar pada 2021. Namun putusan hukum justru menyatakan MS Glow lah yang menjiplak merek dagang.
Kronologi gugatan balik PS Glow dimulai setelah Shandy Purnamasari melaporkan merek pesaingnya tersebut di Pengadilan Niaga (PN) Medan pada Maret 2022 lalu.
Putusan hakim saat itu adalah mengabulkan sebagian permohonan Shandy selaku penggugat. Konsekuensinya, hakim menghukum tergugat yakni Putra Siregar untuk membayar biaya perkara Rp4,12 juta.
Tak mau kalah, Putra Siregar mengajukan gugatan balik terkait sengketa merek dagang kepada Pengadilan Niaga Surabaya. Gugatan Putra Siregar ini menyeret enam nama sekaligus yakni PT Kosmetika Global Indonesia, PT Kosmetika Cantik Indonesia, Gilang Widya Pramana, Shandy Purnamasari, Titis Indah Wahyu Agustin, dan Sheila Marthalia.
Baca Juga: Gugatan PS Glow Dikabulkan, Shandy Tegaskan MS Glow Masih Beroperasi
Pengadilan Niaga Surabaya kemudian mengabulkan sebagian permohonan sengketa terkait penggunaan merek MS Glow yang dilakukan pesaing bisnisnya.
Majelis Hakim Pengadilan Niaga Surabaya memutuskan bahwa penggugat yakni PS Glow memiliki hak eksklusif atas penggunaan merek dagang PS Glow dan Pstore Glow yang terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk jenis golongan barang atau jasa kelas 3 (kosmetik).
Tidak hanya sampai di situ, PS Glow berhasil memukul telak merek saingannya lantaran hakim juga memutuskan bahwa Gilang Widya Pramana dan lima tergugat lain secara tanpa hak dan melawan hukum menggunakan merek dagang MS Glow yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan merek dagang Ps Glow dan merek dagang Pstore Glow. Pengajuan nilai ganti rugi pada awalnya adalah Rp360 miliar, tetapi yang dikabulkan hanya Rp37,9 miliar.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Pelapor Putra Siregar Kembali Tak Hadiri Sidang, Alasannya Sedang Seleksi Taruna Polri
-
Sebut Pemberitaan Hoax, Shandy Klaim Produk MS Glow Masih Diproduksi dan Didistribusi
-
PS Glow Menang Gugatan atas MS Glow, Shandy Purnamasari Tak Terima Minta Keadilan
-
PS Glow Menang Gugatan Sengketa Merek Dagang, MS Glow Diminta Berhenti Produksi
-
Gugatan PS Glow Dikabulkan, Shandy Tegaskan MS Glow Masih Beroperasi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal