Suara.com - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-75 di Prime Plaza Hotel Convention Hall, Sanur, Bali.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum Dekopin Sri Untari Bisowarno, Deputi Bidang Koperasi Kemenkop-UKM Ahmad Zabadi, Sekda Provinsi Bali, Jajaran Dekopinwil, dan Kepala-Kepala Daerah dari seluruh wilayah di Indonesia.
Ketua Umum Dekopin, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP. menyampaikan bahwa semangat gotong-royong dan kekeluargaan antar seluruh gerakan koperasi benar-benar kuat dirasakan selama gelaran puncak Harkopnas ke-75 kali ini.
Ketika seluruh gerakan koperasi yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia mulai Aceh hingga Papua merelakan tenaga, waktu, materi dan pikirannya untuk bisa berkumpul bersama di Bali untuk bisa mensinergikan langkah dan pemikiran dalam rangka menguatkan kehadiran koperasi ditengah-tengah masyarakat.
"Dekopin ini adalah satu-satunya perintah tegas revolusi konstitusi kita, bagaimana setelah penghancuran ekonomi kapitalisme, kita ganti dengan ekonomi Pancasila. Di era kemerdekaan ini, ekonomi Pancasila ini salah satunya yang akan menjadi agregator adalah gerakan koperasi Indonesia," tegas Sri Untari.
Kehadiran seluruh gerakan koperasi dari seluruh penjuru Indonesia kali ini, juga bertujuan untuk bisa membantu masyarakat Pulau Dewata yang sedang berusaha bangkit setelah pandemi Covid-19. Untari menjelaskan, pihaknya setidaknya membawa sebanyak 8.000 orang untuk turut meramaikan kegiatan Puncak Harkopnas ke-75 kali ini.
"Itulah kekuatan kemandirian kita sebagai sebuah kekuatan ekonomi yang sebenarnya. Yang menjadi perintah dari para proklamator bangsa kita," ucapnya.
Selaku Ketua Umum Dekopin, Sri Untari menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti bergerak dan berinovasi. Terkhusus bagaimana mempersiapkan gerakan koperasi untuk menyongsong era keemasannya.
Era keemasan, dimana gerakan koperasi di Indonesia dapat menjadi lembaga yang mandiri dan dipercaya masyarakat. Berbagai langkah seperti inisiasi gerakan 5 Juta Milenial Berkoperasi dan Payment Gateway Coop-Pay adalah upaya nyata Dekopin dibawah kepemimpinannya guna menguatkan kehadiran koperasi.
Baca Juga: Puan: Sebagai Sokoguru Perekonomian, Koperasi Harus Adaptif Ikuti Kemajuan Zaman
"Hari ini saya mengenakan warna kuning emas ini bukan tanpa maksud. Maksudnya adalah menyongsong kejayaan koperasi Indonesia menuju Indonesia emas. Saya menggunakan celana hitam bukan tanpa maksud. Maksudnya adalah keteguhan kita untuk berjalan berjuang dalam koperasi. Saya menggunakan kerudung merah bukan tanpa maksud. Maksudnya adalah keberanian kita untuk mengambil resiko jadi orang koperasi," tegas Untari.
Tidak lupa, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang-Jawa Timur juga mengingatkan agar setiap gerakan koperasi tidak melupakan jati diri koperasi. Hal ini menjadi sebuah modal utama agar koperasi di Indonesia dapat bersaing.
"Cita-cita saya, kita akan mampu menjadi kontributor ekonomi nasional sebesar 20%, menuju Indonesia emas dan itu hanya bisa kita lakukan kalau kita mampu dengan teguh, betul-betul menanamkan jati diri koperasi. Serta kita mampu menjadikan perjuangan kita ini sebagai sebuah perjuangan bersama-sama," tuturnya.
"Koperasi kuat, rakyat berdaulat, Indonesia hebat," tutup SriUntari.
Dalam kesempatan ini, pihaknya juga memberikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak mulai dari tokoh nasional, kepala daerah, penggiat koperasi yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap perkembangan koperasi di Indonesia.
Setidaknya terdapat sebanyak 21 Kepala Daerah dari seluruh Indonesia yang mendapatkan penghargaan sebagai tokoh penggerak koperasi dari Dekopin. Dengan harapan, kolaborasi dan sinergi antara Koperasi dan Pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis semangat kerakyatan dapat segera terwujud.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini