Nah, setelah kamu mengetahui 3 hal di atas, kini saatnya menjalankan strategi agar iklan TikTok Shop kamu dapat mendongkrak penjualan:
1. Buat Media Plan dan Hitung Return of Ad Spend (ROAS)
Media plan biasanya digunakan untuk memperhitungkan biaya yang dapat dikeluarkan untuk beriklan dan target yang harus dicapai agar anggaran yang dikeluarkan menghasilkan keuntungan atau setidaknya balik modal. Setelah mempertimbangkan biaya yang akan dikeluarkan, maka ini akan sangat membantu membuat strategi yang tepat dalam menjalankan kampanye.
2. Pahami Target Khalayak Terlebih Dahulu
Ada dua target audiens yang dapat kamu kelola, yaitu audiens primary (utama), di mana sebagian atau lebih dari 50% adalah audiens sendiri; dan audiens secondary atau khalayak yang memperluas jangkauan khalayak lainnya yang dianggap masih memiliki minat untuk membeli produk.
3. Susun Strategi Kampanye
Susun strategi kampanye yang salah satunya adalah strategi mengatur anggaran atau modal yang dikeluarkan.
4. Pastikan Beriklan dengan Konten Menarik
Iklan harus eye-catching dan sangat menyenangkan bagi para penonton yang melihat dalam waktu sepersekian detik pertama. Ada tiga poin penting yang mempengaruhi ketertarikan pengguna TikTok terhadap iklan:
- Kreativitas dalam menghadirkan bentuk iklan yang menarik dan disukai misalnya dalam bentuk video.
- Konten iklan up to date dengan tren yang selalu berubah.
- Tidak terlihat sebagai bisnis namun sebagai content creator.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak
-
Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI