Suara.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyerahkan bantuan kemaslahatan senilai Rp 2,2 Miliar untuk para korban gempa Cianjur. Bantuan itu diserahkan kepada Pemkab Cianjur dan BNPB sebagai leading sektor penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.
Dalam penyerahan ini BPKH turut didampingi oleh tujuh Mitra Kemaslahatan yaitu Rumah Zakat, DT Peduli, Lazismu, LazisNU, PPPA Darul Quran, Baitul Mal Muamalat, dan Dompet Dhuafa di Kantor Bupati Cianjur.
Bantuan tersebut diberikan dalam Paket Sembako, Logistik, Dapur Umum, Tenda Darurat, WC Portable, Perlengkapan Hygiene kit, Kebutuhan bayi, anak dan wanita.
Kepala Badan Pelaksana BPKH periode 2022-2027, Fadlul Imansyah mengatakan penyaluran merupakan Program Kemaslahatan. Dimana program ini adalah bentuk dukungan BPKH terhadap ekonomi umat yang mencakup berbagai ruang lingkup, pemulihan bencana, renovasi sarana ibadah, juga pembangunan.
"Kami dari BPKH telah memberikan beberapa bantuan kepada korban bencana baik secara langsung maupun melalui mitra dengan total yang sudah kami salurkan Rp. 2,2 miliar," kata Fadlul kepada wartawan, di Pendopo Bupati Cianjur.
Sebelumnya, program kemaslahatan BPKH juga telah menyalurkan bantuan kebencanaan di berbagai daerah; Bencana Banjir di Kalimantan Selatan, NTT, Sulawesi Selatan dan Jawa Timur, Gempa Bumi di Kab Mamuju Sulawesi Barat, Gempa Bumi di Palu dan Tanah Longsor di Sumedang, serta kampung BPKH Sigi dan Donggala.
Sepanjang tahun 2022 terhitung dari Januari - Oktober 2022, BPKH telah mengalokasikan Rp 11,5 Miliar untuk program kemaslahatan – tanggap darurat bencana.
BPKH berharap, kedepannya, evaluasi penanganan bencana, juga mitigasi dan literasi bagi masyarakat dapat ditingkatkan. Program penanggulangan bencana alam perlu dibuat dengan harapan dapat mengurangi risiko pada saat bencana alam terjadi, terutama di daerah-daerah rawan.
"Kita turut prihatin dan mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Cianjur dan sekitarnya, Insya Allah kita kuat bersama untuk menghadapi semua bencana tersebut," tambah Fadlul Imansyah.
Sebelumnya, turut hadir Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam rangka pengawasan terhadap tanggap darurat bencana gempa bumi berharap agar BPKH dapat membantu sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Untuk BPKH agar dana kemaslahatan bisa disesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,"tuturnya.
Diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 310 korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat per Jumat (25/11/2022). Data tersebut masih akan terus diperbarui.
"Yang jumlah meninggal sampai saat ini menjadi 310 orang, dan yang masih belum diketemukan adalah 24 orang," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek