Suara.com - Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) memberikan 1.200 lubang tanam sayur ke Kelompok Tani (Poktan) Nusa Indah di Cilincing, Jakarta Utara.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua OMG DKI, Abel Thoriq. Hal ini sebagai bentuk dorongan OMG kepada Poktan Nusa Indah untuk menggalakkan ketahanan pangan.
"Hari ini kita ada pemberian bantuan untuk green house, ada 4 bak instalasi dengan kapasitas 1.200 lubang tanam yang dilengkapi atap UV untuk green house," kata Abel.
Adapun kegiatan ini merupakan program Petani Kota yang dijalankan oleh Relawan OMG. Puluhan petani dari Poktan Nusa Indah antusias menerima bantuan yang diberikan.
Abel berharap dengan bantuan ini bisa menjadi sarana penghijauan di Jakarta dan meningkatkan hasil panen Poktan Nusa Indah.
"Antusias warga sangat ramai dan ramah, bahkan mereka juga mengharapkan program ini sering diadakan." kata Abel.
Sementara itu, Ketua Poktan Nusa Indah, Dewi mengacungi jempol untuk para anak muda yang tergabung dalam OMG.
"Program ini sangat bagus untuk pertanian, di mana jaman sekarang kita sudah kehilangan pertanian dan perkebunan karena memang ladangnya tidak ada," ujar Dewi.
Meski dengan keterbatasan lahan, Dewi mengungkapkan dukungan yang diberikan Relawan OMG dapat memotivasi poktannya untuk memanfaatkan bantuan di green house yang sudah mereka jalankan.
Baca Juga: Tumbangkan Belgia 2-0, Maroko Ternyata Negara Sudah Merdeka Soal Pangan
"Saya sangat berterimakasih, ini untuk kesejahterahan warga sekitar kami. Hasil panen akan kami jual dengan harga murah dan warga kami bisa terhindar dari gizi buruk." tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi