Suara.com - Pemerintah mencanangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal ini, mengingat RI merupakan negara di dunia yang mayoritas wilayahnya atau sekitar 62% terdiri atas perairan.
PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI) ikut berkontribusi untuk mewujudkan cita-cita negara tersebut.
pun memberikan peranan yang penting dalam mewujudkan cita-cita mulia tersebut. Salah satunya aktif memberikan informasi dan pengetahuan seputar industri kemaritiman melalui youtube.
HUMI turut berkomitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim sebagaimana tercantum dalam pilar ketiga dalam kelima pilar yang tercantum dalam rencana tersebut.
Upaya itu terlihat dari deretan bisnis Perseroan yang saat ini aktif dijalankan pada industri perkapalan. Hingga saat ini, HUMI tercatat memiliki sebanyak enam segmen usaha yang bergerak pada berbagai lini penting untuk memajukan industri kemaritiman Tanah Air.
Keenam segmen itu meliputi distribusi dan infrastruktur LNG, transportasi minyak, transportasi kimia, layanan aktivitas pelabuhan seperti pandu dan tunda kapal, penyediaan awak kapal, serta pendidikan maritim. Seluruh segmen usaha itu dijalankan HUMI melalui berbagai anak usahanya.
Direktur Utama HUMI Tirta Hidayat mengatakan, seluruh segmen usaha tersebut pun masing-masing memiliki kontribusi untuk kemajuan industri maritim nasional yang berpotensi meningkatkan sumber pendapatan bagi negara.
"Melalui segmen bisnis yang dijalankan mulai dari kebutuhan jasa sewa kapal, jasa shipping management hingga ketersediaan awak kapal termasuk pengembangan awak melalui Pusat Pelatihan Awak Kapal," ujarnya di Jakarta, Jumat (9/12/202).
Tirta menjelaskan upaya pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia membuat peluang bisnis pada sektor kemaritiman terbuka lebar. HUMI akan fokus pada strategi peningkatan aset, pendapatan, sekaligus profit, dengan target pertumbuhan bisnis sebesar 20% setiap tahun.
Melalui tata kelola perusahaan yang baik, HUMI berkomitmen terus menciptakan manfaat positif bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan di dalam ekosistem Perseroan.
"Melalui proses review berkala, kami memastikan setiap kegiatan operasional anak usaha Perseroan berjalan sesuai dengan rencana strategis Perusahaan yang diterjemahkan antara lain dalam target tahunan," pungkas Tirta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
-
Menjelang Bitcoin Pizza Day, Member Indodax Hampir Tembus 10 Juta Pengguna
-
Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi
-
IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China
-
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
-
Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense
-
Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah