Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, proaktif berupaya mengurangi kekurangan permintaan properti atau backlog nasional untuk mendorong kepemilikan rumah khususnya kalangan Masyarakat Berpenghasilan Menengah dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Melalui kerja sama dengan Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional atau Perum Perumnas, BNI berupaya menjaring lebih banyak pasangan milenial untuk memiliki rumah.
Adapun, BNI dan Perum Perumnas telah melakukan kerja sama dalam hal pengembang rumah komersial dan subsidi. Kali ini, BNI bekerja sama dengan Perumnas melaksanakan seremonial akad massal bersama 276 konsumen Perumnas.
Acara yang dilaksanakan di BNI Kantor Wilayah 12 dihadiri langsung oleh Direktur Network & Services BNI Ronny Venir dan Direktur Pemasaran Perumnas Tambok Setyawati di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Ronny menyampaikan, sepanjang tahun 2022 BNI telah menyalurkaan Kredit KPR atau BNI Griya kepada 687 konsumen Perumnas dengan nilai pembiayaan kurang lebih sebesar Rp 260,93 miliar.
Sebagai agen pembangunan, BNI proaktif dalam menyalurkan Kredit Griya baik itu rumah komersial maupun subsidi untuk terus membantu memfasilitasi banyak generasi muda memiliki rumah.
Menurutnya, langkah strategis ini merupakan upaya akselerasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional karena terdapat lebih dari 170 industri turunan yang secara positif akan berdampak seiring dengan meningkatnya kinerja industri properti.
"Kami berterima kasih kepada pemerintah yang memberikan kesempatan kepada BNI untuk berkontribusi dalam mengurangi backlog rumah nasional. Kami pun berharap ke depannya lebih banyak lagi pasangan muda yang dapat memiliki rumah," ujar Ronny dalam keterangan di Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Untuk memudahkan Nasabah, BNI juga menyediakan platform BNI DigiGriya sehingga Nasabah dapat dengan mudah melakukan pencarian property di wilayah manapun dan kapanpun.
Baca Juga: Dukung Perekonomian Sumbar, Erick Thohir Sapa Warga Padang
Dalam platform tersebut, Nasabah dapat langsung terhubung dengan tenaga pemasar untuk konsultasi serta langsung terhubung dengan e-form BNI untuk pengajuan KPRnya. Semua terintegrasi dalam 1 platform saja.
Selain itu, Nasabah juga dapat memanfaatkan platform E-Channel BNI seperti BNI Mobile Banking untuk kecepatan dan kemudahan transaksi dengan berbagai macam fitur yang dapat menjawab semua kebutuhan Nasabah.
"Kami juga pastikan bahwa nasabah akan mendapatkan kemudahan dalam mengajukan Kredit di BNI apabila aktif bertransaksi di BNI", lanjut Ronny.
Dalam kesempatan tersebut, Tambok mengapresiasi BNI yang menjadi salah satu BUMN teraktif dalam menyalurkan KPR baik itu komersial maupun bagi segmen masyarakat berpenghasilan rendah melalui program yang dimilikinya serta skema FLPP.
"Kami harap langkah proaktif kami bersama BNI ini bisa terus membantu dalam memfasilitasi banyak pasangan muda untuk memiliki rumah. Masih banyak masyarakat berpenghasilan menengah dan rendah yang belum mampu memiliki rumah. Semoga lebih banyak perbankan sebagai pemegang fungsi intermediator ikut berperan aktif memfasilitasi kebutuhan KPR dalam rangka pengurangan backlog rumah nasional," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram
-
Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya
-
BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis
-
IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026
-
6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil
-
Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS
-
Waspada Penipuan Berkedok Adobe! Satgas PASTI Resmi Blokir Magento Gadungan