Suara.com - Pemutusan hubungan kerja atau PHK terus berlanjut di awal tahun 2023. Sebuah perusahaan di Serang, Banten, yakni PT Nikomas Gemilang, tawarkan 1600 karyawannya untuk resign atau mengundurkan diri secara sukarela.
Perusahaan itu diketahui sebagai produsen sepatu merek ternama di dunia. Tawaran pengunduran diri sukarela ini, menurut perusahaan, merupakan imbas dari kondisi perekonomian global yang tidak jelas.
Pemangkasan ribuan karyawan tersebut membuat PT Nikomas Gemilang kerap menerima sorotan. Bahkan, memicu rasa penasaran untuk mengetahui seperti apa profilnya. Nah, berikut informasinya.
Profil PT Nikomas Gemilang
PT Nikomas Gemilang merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1992 di Kabupaten Serang. Jumlah karyawannya menjadi salah satu yang terbanyak di Provinsi Banten, yakni mencapai 50.000 orang. Perusahaan ini adalah bagian dari Pouchen Grup.
PT Nikomas Gemilang bergerak di bidang produksi sepatu dengan kualitas dan merek kelas dunia. Adapun produk yang dihasilkan mulai dari sandal, sepatu bola, sepatu basket, sepatu autoclave, sepatu skateboard , sepatu anak, sampai beberapa sepatu olahraga lainnya.
Sejumlah merek sepatu ternama yang diproduksi PT Nikomas adalah Adidas, Nike, dan Puma. Di sisi lain, perusahaan ini terletak di kawasan Industri yang luasnya mencapai 285 hektare. Sementara untuk gedung produksi, jumlahnya ada 26 pabrik.
Pindah ke Jawa Tengah
Pada pertengahan bulan November 2022 lalu, Kepala Disnakertrans Banten Septo Kalnadi sempat menyebut ada tiga perusahaan di Serang akan merelokasi pabriknya ke sejumlah daerah di Jawa Tengah, tepat di tahun 2023.
Baca Juga: 1600 Karyawan Pabrik Sepatu Kelas Dunia di Serang Minta Karyawannya Mengundurkan Diri
Salah satu perusahaan yang ia sebut adalah PT Nikomas Gemilang. Septo mengatakan mereka akan memindahkan pabriknya ke Pekalongan. Sementara dua lainnya, yaitu PT KMK Global Sport dan PT Parkland World Indonesia (PWI).
Tawarkan 1600 Karyawan untuk Resign
Kabar relokasi pabrik menyisakan rasa sedih. PT Nikomas kekinian mengurangi jumlah karyawan sebanyak 1600 orang. Mereka ditawari untuk mengundurkan diri secara sukarela. Alasannya, demi keberlangsungan perusahaan di tengah kondisi perekonomian global yang tak pasti.
"Perusahaan telah menempuh berbagai cara untuk bertahan di tengah kondisi perekonomian global yang penuh tantangan, namun demi keberlangsungan perusahaan, dengan berat hati PT Nikomas Gemilang menawarkan pengunduran diri sukarela kepada karyawan dengan kuota 1.600 orang," kata Humas PT Nikomas Gemilang, Danang Widi, dikutip Rabu (11/1/2023).
Ia juga menjelaskan bahwa seharusnya pada tahun 2022 menjadi momen pemulihan industri sepatu olahraga. Namun, adanya konflik Rusia-Ukraina dan berbagai permasalahan lain membuat permintaan sepatu olahraga anjlok.
Di sisi lain, di tengah pesanan yang merosot, harga bahan baku justru terus mengalami kenaikan. Perusahaan, menurut Danang, tidak mungkin hanya berdiam diri. Berbagai upaya, katanya, sudah dilakukan demi bertahan di tengah kesulitan.
Tag
Berita Terkait
-
1600 Karyawan Pabrik Sepatu Kelas Dunia di Serang Minta Karyawannya Mengundurkan Diri
-
Duh Sedih, Perusahaan Sepatu Ternama Ini Tawarkan Resign Sukarela 1.600 Pekerja
-
Kondisi Ekonomi Makin Gelap, Produsen Sepatu Olahraga di Banten Minta 1.600 Karyawannya Resign
-
Benarkah Ada Ancaman Gelombang PHK Massal di Tahun 2023? Ini Kata Jusuf Kalla
-
Protes! Buruh Korban PHK di Purwakarta Dirikan Tenda Didepan Perusahaan, Begini Tuntutannya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kementerian PU Angkut 698 Ton Sampah dari Aceh
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
IHSG Menguat Lagi, Purbaya: Pasar Mulai Terima Thomas Djiwandono
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat