Suara.com - Masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan adanya pulau yang dijual. Pulau Panangalat yang berada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dikabarkan dijual online di sebuah situs dari luar negeri.
Pulau kecil dengan pemandangan yang mengagumkan itu dijual dengan harga US$1,005 juta atau sekitar Rp15,57 miliar.
Kabar ini salah satunya disampaikan oleh situs informasi surfing berbahasa Inggris, Swellnet. Laman tersebut menyebut, harga tersebut untuk semua area. Namun calon pembeli juga bisa membeli per kavling.
Harga tiap kavling dengan luas sekitar 1.500 meter persegi mencapai US$135 ribu atau sekira Rp2 miliar. Total ada 10 kavling yang tersedia.
"Sebuah perusahaan bernama International Surf Properties mendaftarkan sebuah pulau di Mentawai Utara untuk dijual. Pulau ini, terkadang disebut A-Frames, adalah Pulau Panangalat," tulis situs tersebut, dikutip pada Rabu (11/1/2023).
Situs tersebut juga menyebut, pembeli bisa membeli tanah di pulau itu atas nama mereka sendiri dengan catatan di bawah lisensi perusahaan penanaman modal asing merujuk pada UU investasi Indonesia.
Menurut Swellnet, International Surf Properties mengklaim pulau tersebut sebagai pulau dengan pemandangan yang luar biasa. Selain itu, akses yang mudah dan bisa menjadi lokasi yang tepat untuk liburan para peselancar.
"Setelah Bandara Rokot Mentawai selesai dibangun akhir tahun ini (2022), para pelancong udara akan memiliki akses yang lebih besar ke Mentawai utara," sebut situs terkait.
Pualu tak berpenghuni ini masuk wilayah Kecamatan Siberut Barat Daya, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dan kerap menjadi salah satu lokasi istirahat nelayan.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kepulauan Mentawai, Terasa hingga Mukomuko
Berita Terkait
-
Pemkab Pastikan Akan Telusuri Soal Iklan Penjualan Salah Satu Pulau di Mentawai
-
Iklan Jual Salah Satu Pulau di Mentawai Heboh Lagi, Ini Respons Pj Bupati
-
Geger Pulau di Mentawai - Sumbar Dijual 15 Miliar Lebih di Web Agen Asing
-
Alasan PT LII Lelang Kepulauan Widi di Amerika: Ingin Cepat Dapat investor Asing
-
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kepulauan Mentawai, Terasa hingga Mukomuko
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok