Suara.com - Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) DKI Jakarta menggagas upaya pengembangan produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM di wilayah Kampung Kerang, Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Diketahui, Kampung Kerang merupakan salah satu kampung penghasil kerang terbesar di wilayah Jakarta Utara.
Melihat peluang ini, OMG DKI Jakarta berkolaborasi dengan warga untuk membentuk UMKM di wilayah tersebut guna menghidupkan kembali roda perekonomian yang sempat terhambat akibat pandemi Covid-19.
Selain itu, pihaknya memberikan bantuan peralatan pengupas kerang untuk menunjang kegiatan pelaku UMKM di Kampung Kerang Cilincing.
"Kami bantu mengembangkan komunitas UMKM di Kampung Kerang dengan memberikan alat penunjang seperti pisau khusus untuk mengupas kerang, ember, dan bangku pendek," kata Koordinator Wilayah (Korwil) OMG DKI Jakarta Abel Thoriq dalam acara tersebut di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
OMG DKI Jakarta berharap dengan dihidupkannya kembali UMKM di wilayah Kampung Kerang, warga setempat dapat mengembangkan kembali produk lokal sebagai mata pencaharian di wilayah tersebut.
"Kami ingin memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha mereka dalam mengolah kerang. Sehingga ke depannya produktivitas mereka meningkat," ucapnya.
Abel melanjutkan, dengan bantuan dari OMG tersebut, pelaku UMKM dan masyarakat sekitar Kampung Kerang bisa menjangkau pasar yang lebih luas lagi.
"Memperluas pasar agar bisa membidik kalangan remaja hingga dewasa muda," katanya.
Abel menambahkan diperlukan strategi promosi yang lebih efektif dan komunikatif agar dapat menjangkau pasar yang baru dengan menimbulkan ketertarikan kepada calon pembeli.
"Misalnya, melalui video iklan produk dan tampilan visual produk olahan Kampung Kerang Cilincing Jakarta Utara," ungkap Abel.
Para relawan OMG juga berkomitmen untuk terus membantuk pelaku UMKM lainnya
"Kami berkomitmen hadir membawa solusi permasalahan atas persoalan UMKM," ujar Abel.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam