Suara.com - PT Taspen (Persero) menggandeng perusahaan asal Jepang Mitsubishi Estate untuk membangun gedung pencakar langit di Kawasan Sudirman. Gedung ini digadang-gadang akan menjadi gedung tertinggi di Indonesia.
Direktur Utama Taspen ANS Kosasih mengatakan, nantinya gedung yang digarap anak usaha PT Taspen Properti Indonesia ini memiliki tinggi 340 meter dengan 75 lantai. Gedung itu dibangun di lahan milik Taspen seluas 3,3 hektare
"Bukan hanya kawasan besar tapi ada dua bangunan tertinggi di Indonesia. Bangunan juga dirancang dengan teknologi anti gempa bumi," ujarnya dalam acara groundbreaking di kawasan sudirman Jakarta, Selasa (31/1/2023).
Kosasih melanjutkan, pembangunan gedung ini akan berlangsung selama 7 tahun dengan memakan nilai investasi sebesar Rp 10,6 triliun. Selain Mitsubishi Estate, pembangunan gedung ini juga bekerja sama dengan PT Benhil Property.
"Kami bersyukur Taspen dapat menerapkan sinergi ESG.Kerja sama Indonesia dan Jepang diwakili oleh Taspen," kata dia.
Kosasih berharap, proyek gedung pusat bisnis ini bisa menyerap 100.000 tenaga kerja selama pembangunan.
Untuk diketahui, pengembangan lahan Sudirman milik Taspen Group ini akan mengusung konsep one-stop service building menjadi super blok bernama Oasis Central Sudirman.
Sementara pengelolaannya akan menggunakan skema Bangun Guna Serah atau Build Operate Transfer yang akan dikelola konsorsium Mitsubishi Estate Co selama 50 tahun.
Saat ini, untuk gedung tertinggi di Jakarta dan Indonesia masih dipegang oleh Gama Tower (285,5 meter), Gedung itu memiliki lantai 64 lantai yang dimanfaatkan sebagai hotel dan perkantoran di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Taspen Wakili Indonesia Sebagai Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaminan Sosial Bagi ASN Pertama di Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang
-
Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara
-
Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya