Suara.com - Untuk membantu peningkatan pelayanan kesehatan (Yankes) di daerah pedalaman, PT Marga Bara Jaya memberikan bantuan perbaikan sarana dan alat kesehatan ke Polindes Sako Suban, Batanghari Leko, Sumatera Selatan.
Perbaikan sarana meliputi penambahan teras Polindes dan pengecatan gedung Polindes. Dan juga menyerahkan satu bed diagnosa medis bagi pasien.
Perwakilan PT Marga Bara Jaya, Anton Wasito mengatakan bahwa bantuan dari PT MBJ untuk Polindes Sako Suban ini sebagai bagian dari gerakan #SehatBarengMBJ yang digulirkan pihaknya bagi masyarakat yang salah satunya di wilayah Sako Suban.
“Kami berharap dengan adanya perbaikan sarana dan penambahan alat kesehatan ini bisa mendukung pelayanan di Polindes,” kata dia.
Adanya penambahan teras di depan Polindes bisa menambah kapasitas ruang tunggu pasien yang akan berobat maupun melakukan pemeriksaan Kesehatan rutin.
Anton yang mewakili perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan logistik ini menambahkan bahwa PT MBJ memiliki semangat untuk ikut mengajak warga di pedalaman terutama di wilayah kerja perusahaan untuk menjaga kesehatan dengan rutin memeriksakan kesehatan di Polindes.
“Dan bagi yang sakit serta membutuhkan terapi pengobatan dan juga vaksinasi juga bisa datang ke Polindes yang saat ini sudah lebih nyaman dan lebih luas,” kata dia.
Kepala Puskesmas Lubuk Bintialo, Novi Triani memberikan apresiasi kepada PT MBJ yang mau ikut turun mendukung Kesehatan di pedalaman.
"Saat ini pemerintah menggalakkan program preventif (pencegahan sakit), sehingga perbaikan Polindes dan penambahan alat Kesehatan sangat mendukung program ini,” kata dia di sela acara penyerahan bantuan.
Baca Juga: Cocok untuk Penderita Insomnia dan Anxiety Disorder, Berikut Manfaat Teh Chamomile..
Iapun menambahkan, gedung Polindes yang lebih luas dan juga lebih rapi diharapkan bisa menarik masyarakat untuk lebih giat memeriksakan kondisi kesehatan mereka.
“Jadi tertarik dan mau datang ke Polindes tanpa menunggu sakit,” tegas dia.
Novi menjelaskan bahwa Puskesmas Lubuk Bintialo melayani sebanyak 15.000 warga yang tersebar di 3 desa, mencakup Lubuk Bintialo, Sako Suban dan Pangakala Bulian. Keberadaan Polindes memiliki peran penting yang menjadi salah satu perpanjangan Puskesmas menjangkau masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dan juga edukasi Kesehatan.
Bidan Polindes Sako Suban, Siti Umiyanti mengatakan bantuan bed diagnosa medis sangat membantu. Hal ini karena bed diagnosa yang ada sebelumnya kurang memadai.
"Bed ini bisa digunakan terutama untuk pemeriksaan ibu yang sedang hamil,” kata dia.
Umi menambahkan bahwa adanya penambahan teras di Polindes sangat membantu pasien yang datang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
-
Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
-
Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM