Suara.com - Mak Ganjar Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali memberdayakan perempuan dengan berkolaborasi bersama Pathe Zwets. Dalam kolaborasi itu, mereka menyulap barang-barang bekas menjadi bernilai ekonomis di Warkop Bamboe Batas Kopi, Marumpa, Kec. Marusu, Kabupaten Maros.
Sukarelawan pendukung Ganjar itu mengajak para peserta dari berbagai daerah seperti Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Takalar ambil bagian pada "Workshop Handcraft Photograph Mini Art".
Dengan dimentori oleh Fatmawati selaku owner Pathe Zwetse dan pengrajin handcraft, para peserta yang didominasi ibu-ibu memanfaatkan barang bekas pakai mudah didapat seperti stik es krim, kardus, lem tembak, plastik mika, kertas buket dan lampu tumbler untuk membuat kreasi bingkai foto berbentuk hexagon.
Koordinator Wilayah Mak Ganjar Sulsel, Siti Fatimah mengatakan workshop ini untuk mendorong kemandirian ibu-ibu agar memicu peluang usaha melalui kegiatan kreatif.
"Pelatihan hari ini bertujuan untuk menemukan ide-ide usaha baru khususnya di lingkup ibu rumah tangga, lalu juga menciptakan lapangan pekerjaan baru, serta untuk merubah pertumbuhan ekonomi," ucap Siti Fatimah di lokasi.
Wanita yang akrab disapa Ifat ini menyebut, biasanya satu buah kreasi bingkai foto tersebut bisa dijual dengan harga mulai dari Rp50 ribu sampai Rp60 ribu di berbagai toko daring.
Ifat berharap, emak-emak dapat menghasilkan income dengan kreativitas dan skill yang didapat supaya mendongkrak perekonomian rumah tangga demi memenuhi kebutuhan harian.
"Semoga bisa berkontinyu untuk para ibu rumah tangga dan bisa diimplementasikan untuk usaha baru bagi ibu-ibu," kata Ifat.
Najma (63) salah satu peserta dari Kabupaten Maros merasa pelatihan yang diselenggarakan Mak Ganjar Sulsel bisa membawa dampak positif, salah satunya membuat dapur rumah tangga kian ngebul.
"Bagus sekali karena menambah pengetahuan ibu-ibu dibikin (kerajinannya) bisa diperjualkan menambah biaya (pendapatan) untuk dapur," kata Najma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai