Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyerahkan hibah bidang sosial kemasyarakatan sebesar Rp 148,1 miliar kepada ribuan organisasi masyarakat (ormas) di Gedung Gradhika Bhakti Pradja, Kota Semarang, Jateng.
Penyerahan hibah dilakukan secara simbolis kepada sembilan ormas yang hadir secara luring. Di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng sebesar Rp600 juta, Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jateng sebesar Rp400 juta, Forum Pembauran Kebangsaan Jateng sebesar Rp250 juta, dan Yayasan Amanah Mulya Sendangmulyo sebesar Rp200 juta.
Kemudian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng Rp250 juta, PD Pemuda Muhammadiyah Jateng Rp50 juta, DPD LVRI Jateng Rp70 juta, Pemkumpulan Penyelenggara TK Indonesia Jateng Rp120 juta, dan terakhir Badan Kerjasama Organisasi Jateng sebesar Rp250 juta.
Selain ormas, Ganjar juga menyerahkan hibah ini kepada sembilan partai politik. Hibah ke partai politik diserahkan Ganjar sebesar Rp33,9 miliar.
“Rp148,1 miliar dan ini instansi vertikalnya ada sembilan dan ini kurang lebih anggarannya Rp9 miliar lebih sedikit. Untuk partai politik ada sembilan partai, ini Rp33,9 miliar, lalu ormasnya ada 2.212 ormas, anggrannya 105,1 miliar,” jelas Ganjar.
Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga mensosialisasikan cara mengelola dana hibah dengan baik kepada ribuan ormas. Ganjar mengatakan, hal itu dilakukan agar dana yang diserahkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Seringkali dana hibah yang ada itu masalah, maka hari ini kita undang KPK, Kejaksaan, ada kepolisian, ada inspektorat agar mereka semuanya nanti membantu untuk mengawal dan kita kasih kesempatan kepada mereka agar menggunakan itu,” kata Ganjar.
“Kalau kawan-kawan tidak memahami secara utuh bagaimana cara mencatat, bagaimana cara menggunakan, bagaimana cara melaporkan, kita dampingi sehingga manfaatnya akan jauh lebih baik,” sambungnya.
Setelah sosialisasi diberikan, Ganjar pun berpesan kepada ribuan ormas untuk menggunakan anggaran dengan baik. Pasalnya, Ganjar menyebut anggarannya tidak sedikit.
Baca Juga: Sampaikan Dana Hibah Rp148 Miliar, Gubernur Ganjar: Hati-hati Mengelola Keuangan
Selain itu, Ganjar juga berpesan kepada para ormas untuk melaksanakan fungsinya dengan baik menjelang tahun politik. Ganjar mengatakan, ormas adalah stakeholder yang berkontribusi dalam menjaga kondusivitas dalam masyarakat di berbagai situasi.
“Kita minta agar setiap ormas bisa melaksanakan fungsinya dengan baik karena ini menjelang tahun politik, maka kita minta tolong agar ormas ikut serta membantu kondisivitas itu,” pungkas Ganjar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya
-
Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump
-
Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA
-
Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan