Suara.com - Produsen Chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Co Ltd (TSMC) berencana membuka lowongan kerja pada tahun ini. Perusahaan tersebut, bakal merekrut lebih dari 6.000 karyawan baru.
Pembukaan lowongan kerja ini tetap dilakukan, meski bisnis industri semikonduktor tengah meredup.
"TSMC ingin merekrut insinyur dengan gelar associate, sarjana, master atau doktor di bidang teknik elektro atau bidang yang terkait dengan perangkat lunak," kata perusahaan seperti dilansir Reuters, Minggu (5/2/2023).
Adapun, TSMC akan memberikan gaji para insinyur itu sebesar 2 juta dolar taiwan atau setara 65.578,07 dolar atau sekitar Rp 1 miliar.
Untuk diketahui, permintaan elektroniki mulai meningkat menyusul adanya kekuruangan chip semikonduktur. Pada akhir 2022, sejumlah perusahaan chip seluruh dunia juga telah mengerem untuk berinvestasi.
TSMC merupakan produsen chip besar yang memasok beberapa produsen elektronik ternaman seperti Apple Inc.
Akan tetapi, perusahaan mengurangi belanja modal tahunannya untuk 2023 dan memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'
-
Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025
-
Tensi AS - Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke 68 Dolar AS