Suara.com - Pemerintah memang setiap kuartalnya atau selama tiga bulan sekali mengevaluasi tarif listrik non subsidi. Pada periode Januari-Maret 2023, pemerintah mempertahankan tarif listrik non subsidi.
Selanjutnya, menurut Menteri ESDM Arifin Tasrif, pemerintah telah membahas tarif listrik non subsidi pada periode April-Juni 2023. Namun sayangnya, dia tidak merinci apakah tarif listrik naik atau tidak pada periode kuartal II.
"Ini (tarif listrik non subsidi) sudah dibahas, tinggal diangkat lagi untuk decision," ujar Arifin di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/3/2023).
Sebelumnya, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menjelaskan, secara regulasi memang bisa melakukan penyesuaian tarif tiap kuartal. Tentunya penyesuaian tarif listrik ini atas restu Menteri ESDM dan Presiden.
"Ini ada di Pak Menteri ESDM dan Presiden tentunya. Setiap ada rencana seperti itu, Pak Menteri juga berkomunikasi dengan Presiden," ujarnya di Jakarta yang ditulis Rabu (1/2/2023).
Namun demikian, penyesuaian tarif bisa saja dilakukan, sebab saat ini saat ini Dadan tengah melakukan kajian untuk kuartal II 2023 atau pada April mendatang.
"Kita masih melakukan kajian untuk triwulan yang kedua untuk yang posisi 1 April," imbuhnya.
Upaya penyesuaian ini, menurutnya demi penyaluran subsidi listrik tepat sasaran. Dirinya juga tengah melakukan pendataan penerima subsidi listrik.
"Kami sudah miliki data sekita 9 juta data dengan foto segala macam, bersama PLN dan kita pilah juga untuk hal tersebut dan mencari cara yang paling pas," pungkas dia.
Baca Juga: Aturan Beli LPG 3 Kg Pakai KTP Sudah Terbit, Emak-emak Bakal Repot
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!