Suara.com - Komunitas Ojol (Kajol) Indonesia Dukung Ganjar menggelar ngabuburit dengan kegiatan yang bermanfaat. Kali ini, para pendukung Ganjar Pranowo itu membagikan jas hujan kepada ratusan driver ojol di Kota Bogor, Jawa Barat.
Juru Bicara Kajol Indonesia Risnandar mengatakan, tak kurang dari 150 jas hujan berbahan silikon dibagikan kepada driver ojol yang berasal dari berbagai komunitas ojol di Bogor itu.
"Hari ini kami hadir kembali di Kota Bogor, untuk kali program kami yaitu pemberian jas hujan untuk driver ojol yang ada di Kota Bogor," ujar Risnandar di basecamp ojol Jalan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ditulis Rabu (5/4/2023).
Adapun, Kota Bogor selama ini dikenal dengan julukan Kota Hujan lantaran intensitas hujan yang tinggi. Namun, masyarakat Kota Bogor sudah terbiasa untuk beraktivitas dengan kondisi tersebut.
Oleh sebab itu, sukarelawan Kajol Indonesia Dukung Ganjar melakukan inisiatif dengan membagikan jas hujan kepada driver ojol untuk menunjang aktivitas driver ojol dalam bekerja.
Dengan diberikannya jas hujan tersebut, diharapkan para driver ojol tetap dapat bekerja meski saat kondisi sedang hujan. Sehingga usaha driver ojol dalam mencari rezeki tidak terhambat cuaca hujan.
"Sampai hari ini curah hujan di Kota Bogor itu masih tinggi. Oleh karena itu kami berinisiatif untuk memberikan jas hujan yang nyaman dan layak untuk teman-teman driver ojol di Kota Bogor," jelas Risnandar.
"Teman-teman ojol sangat antusias sekali ya, karena teman-teman sekaligus mendapatkan manfaat, di mana mereka ingin tetap beraktivitas meskipun dalam kondisi hujan dengan nyaman," ucap Risnandar.
Sebagai pekerja yang dituntut untuk terus berada di luar ruangan atau di jalanan, driver ojol kerap kali menghadapi cuaca panas dan hujan dalam waktu yang berdekat. Hal itu dinilai dapat memengaruhi kondisi tubuh.
Baca Juga: Berbagi untuk Ojol dan Pengendara Motor, Kowarteg Gelar Ngabuburit Ceria
Tak hanya itu, saat bekerja, para driver ojol juga harus dihadapi dengan berbagai macam tipe pengendara di jalanan. Keselamatan pun menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.
Maka, Risnandar pun mengimbau para driver ojol untuk terus menjaga kesehatan dan keselamatan. Sebab, kata Risnandar, kesehatan dan keselamatan tetap harus menjadi prioritas.
"Imbauan kami, teman-teman tetap harus jaga keselamatan dan jaga kesehatan. Jadi, jas hujan ini hanya untuk kenyamanan ketika teman-teman kalau beraktivitas ketika kondisi hujan," ucap Risnandar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T
-
IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus
-
Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW
-
Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!
-
Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional
-
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026