Suara.com - Bagi Anda yang mudik dengan kendaraan pribadi, saldo e-Toll merupakan satu yang harus diperhatikan. Jika habis saat jalan mudik, maka Anda akan merasa kerepotan untuk membayar tol.
Namun, nggak usah bingung, terdapat cara cepat untuk mengisi e-toll Anda jika saldonya habis tanpa harus ke minimarket atau ATM.
Seperti dikutip dari akun Instagram resmi Badan Pengurus Jalan Tol (BPJT), terdapat dua cara isi e-toll jika kehabisan. Pertama, Anda bisa meminta bantuan petugas tol dengan menekan tombol bantuan di gardu tol.
Kemudian kedua, Anda bisa memanfaatkan Mobile banking. Akan tetapi, pastikan handphone Anda telah memiliki fitur NFC untuk bisa top up saldo e-Toll.
Misalnya, jika Anda menggunakan kartu Flazz, bisa mengisi saldo di Aplikasi BCA Mobile dan memilih Flazz yang selanjunya menempelkan kartu ke Handphone. Lalu, Anda juga diminta menentukan besaran nominal saldo dan selanjutnya, kembali tempel kartu Flazz di bagian belakang handphone.
Selain itu, bagi Anda pengguna e-Money makan bisa memanfaatkan aplikas mobile banking Mandiri yaitu Livin by Mandiri. Caranya, hampir sama dengan di BCA Mobile, tinggal menempelkan kartu dan menentukan saldo.
Tak hanya itu, Anda juga bisa berhenti sejenak di Rest Area untuk mencari gerai yang bisa mengisi saldo e-Toll.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya