Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir masih belum memikirkan urusan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2023. Saat ini, dirinya terus fokus apa yang menjadi tugasnya mengatur dan menangani BUMN.
Apalagi Ketua Umum PSSi ini bilang, persoalan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) merupakan urusan partai. Sehingga, dirinya yang bukan perwakilan partai dari manapun tidak bisa menentukan maju jadi cawapres.
"Jangan kita terjebak pemikiran-pemikiran survei apa itu ya apresiasi tapi kita tahu konteksnya di politik Indonesia kalo bicara capres-cawapres keputusannya partai, harus 20 persen. Saya kebetulan tidak punya partai, jadi yaudahlah kita fokus yang ada di depan mata kita, kerjaan banyak, hamdalah juga lagi bagus dan kita akan jaga," ujarnya dalam ramah tamah dengan media di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/5/2023).
Erick menegaskan, saat ini dia diberi tugas oleh Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki kinerja BUMN. Apalagi dia mengklaim, saat ini kinerja BUMN mulai membaik.
Hal ini dibuktikan dengan data-data keuangan BUMN yang mengalami peningkatan.
"Gampang, liat aja peningkatan laba dari Rp 13 triliun menjadi Rp 124 triliun terus menjadi Rp 303 triliun. Walaupun Rp 303 triliun yang tahun kemarin dikurangi Rp 60 triliun restruksturisasi Garuda jadi cash Rp 242 triliun. dividen jg hamdalah th ini 80,2 ini dalam sejarah belum pernah, ini artinya performance," tutur dia.
Namun ketika ditanya ada partai politik yang mendekati, Erick Thohir justru kembali bilang bahwa dirinya hanya fokus pada kinerja BUMN. Dirinya tidak ingin terjebak dalam politik, dan justru meninggalkan tugas yang diberikan Presiden Joko Widodo.
"Alhamdulillah, performance BUMN bagus, bukan karena kerja saya sendiri tapi kerja sama tim saya. Seperti dulu saya di Asian games, apapun penugasan itu team work. Saya tidak mau terjebak politik, yang ada hari ini fokus kerja dulu, dan ini manfaaatnya banyak juga kepada rakyat," pungkas dia.
Baca Juga: 5 Poin Utama Pertemuan Jokowi dengan Ketua Parpol Koalisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni